Sholat Tahajud: Pengertian, Keutamaan, dan Tata Caranya

Sholat Tahajud: Pengertian, Keutamaan, dan Tata Caranya

Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy - detikJogja
Selasa, 10 Mar 2026 17:49 WIB
Penjelasan tentang sholat tahajud dari pengertian, keutamaan, tata cara, dan doanya.
Sholat tahajud. (Foto: istock)
Jogja -

Malam hari sering kali menjadi waktu paling tenang dalam kehidupan seorang muslim. Ketika kesibukan dunia mereda dan sebagian besar manusia terlelap, ada kesempatan istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam suasana yang khusyuk dan penuh ketenangan. Ibadah di waktu malam memiliki nilai spiritual yang sangat mendalam karena dilakukan dengan kesadaran dan perjuangan melawan rasa kantuk.

Sejak masa Rasulullah SAW, ibadah malam menjadi salah satu ciri orang-orang saleh. Mereka menjadikan keheningan malam sebagai ruang dialog pribadi dengan Sang Pencipta, memohon ampunan, petunjuk, serta kekuatan iman. Tradisi ini pun terus diwariskan sebagai bagian dari pembinaan rohani umat Islam.

Di antara berbagai ibadah malam, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dan sarat keutamaan. Ibadah ini tidak hanya bernilai pahala besar, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, keteguhan iman, serta kedekatan hati dengan Allah SWT. Amalan tersebut adalah sholat tahajud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Sholat Tahajud?

Menurut laman Majelis Ulama Indonesia, sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan bagi kaum muslim. Sholat ini dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Isya hingga menjelang terbit fajar.

ADVERTISEMENT

Yang membedakan tahajud dengan sholat sunnah lainnya adalah anjuran untuk melaksanakannya setelah bangun dari tidur. Artinya, seseorang dianjurkan tidur terlebih dahulu, kemudian bangun di sebagian malam untuk mendirikan sholat.

Jumlah rakaat sholat tahajud tidak dibatasi, namun dianjurkan untuk melaksanakannya dua rakaat-dua rakaat dan diakhiri dengan salam pada setiap dua rakaat.

Keutamaan dari Sholat Tahajud

Berikut beberapa keutamaan dari sholat tahajud seperti yang dijelaskan dalam buku The Miracle Of Night Shalat Tahajjud karya Ustadz Hasan Albany dan Mukjizat Sholat Malam For Teens: Meraih Spiritualitas Rasulullah karya Sallamah Muhammad Abu Al-Kamal:

1. Ditinggikan Derajatnya

Dalam Al-Quran Surah Al-Isra ayat 79 dijelaskan bahwa orang yang bertahajud berpeluang diangkat ke tempat yang terpuji. Ini menunjukkan kemuliaan kedudukan orang yang istiqamah dalam sholat malam.

2. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Menghapus Dosa

Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa sholat malam adalah kebiasaan orang saleh, ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah, serta penghapus dosa.

3. Dipancarkan Cahaya pada Wajah

Orang yang sering berduaan dengan Allah di malam hari akan diberi pancaran cahaya keindahan oleh-Nya. Ini bukan sekadar fisik, melainkan cahaya ketenangan dan wibawa.

4. Dijaga dari Berbagai Musibah

Disebutkan bahwa salah satu keutamaan tahajud di dunia adalah perlindungan Allah dari berbagai bencana dan kesulitan hidup.

5. Dicintai Allah dan Manusia

Orang yang gemar tahajud akan dicintai Allah dan dimuliakan oleh manusia. Kemuliaan ini hadir tanpa harus mengejar popularitas.

6. Diberi Hikmah dan Kebijaksanaan

Lidahnya terjaga dari ucapan sia-sia, serta dimudahkan memahami agama. Ini menjadi anugerah besar dalam kehidupan seorang mukmin.

7. Mendapat Kemuliaan di Akhirat

Di antaranya wajah berseri saat bangkit dari kubur, mendapat kemudahan hisab, melintasi shirath dengan cepat, dan menerima catatan amal dengan tangan kanan.

8. Mendapat Keberkahan dan Keteguhan Iman

Orang yang terbiasa tahajud hatinya lebih bersih, kuat imannya, dan memiliki hubungan yang erat dengan Allah SWT.

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya. Berikut adalah tata cara sholat Tahajud yang dikutip dari laman MUI dan buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Moh. Rifa'i dan Buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husain.

Niat sholat tahajud dua rakaat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku menyengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta'ala."

Rakaat Pertama

1. Takbiratul Ihram

2. Doa Iftitah

3. Membaca Surah Al-Fatihah

4. Dilanjutkan membaca salah satu surah pendek atau beberapa ayat Al-Quran.

5. Ruku

6. I'tidal

7. Sujud

8. Duduk di antara Dua Sujud

9. Sujud Kedua

Rakaat Kedua

1. Berdiri kembali membaca Al-Fatihah dan surah pendek.

2. Ruku.

3. I'tidal.

4. Sujud.

5. Duduk di antara dua sujud.

6. Sujud kedua.

7. Tasyahud Akhir

8. Salam

Sholat dapat dilanjutkan kembali dua rakaat-dua rakaat sesuai kemampuan, kemudian dianjurkan memperbanyak doa dan istighfar, terutama pada sepertiga malam terakhir.

Doa Setelah Sholat Tahajud

Dalam laman MUI, Setelah menunaikan sholat Tahajud, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkannya dengan membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim berikut ini.

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.

اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus saawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fîihinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa'dukal haqq. Wa liqa'uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan naru haqq. Wan nabiyyuna haqq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haqq. Was sa'atu haqq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa 'alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a'lantu, wa ma anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billh.

Artinya, "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad saw itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah."

Doa di atas dianjurkan dibaca setelah sholat tahajud.

Sholat tahajud bukan sekadar ibadah sunnah biasa, melainkan latihan kesungguhan, keikhlasan, dan cinta kepada Allah SWT. Di saat kebanyakan manusia terlelap, mereka yang bangun untuk bersujud sedang menanam cahaya bagi kehidupan dunia dan akhiratnya. Konsistensi dalam tahajud akan membentuk pribadi yang kuat iman, tenang jiwanya, serta penuh harap akan rahmat dan ampunan Allah SWT.

Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(sto/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads