7 Kambing di Gunungkidul Mati Diduga Dimangsa Hewan Misterius, BKSDA Telusuri

7 Kambing di Gunungkidul Mati Diduga Dimangsa Hewan Misterius, BKSDA Telusuri

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Kamis, 03 Sep 2026 17:07 WIB
Polisi saat mendatangi kediaman pemilik tujuh kambing yang mati akibat serangan hewan liar.
Polisi saat mendatangi kediaman pemilik tujuh kambing yang mati akibat serangan hewan liar. Foto: Dok Polsek Tepus
Gunungkidul -

Sebanyak tujuh ekor kambing milik warga Tepus 1, Tepus, Gunungkidul, mati di kandang dengan dugaan dimangsa kawanan hewan liar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja menyatakan tengah memverifikasi penyebab kematian hewan ternak itu.

"Saat ini informasi mengenai penyebab kematian tersebut masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi lebih lanjut," kata Humas BKSDA Jogja, Desy Rachmawati, saat dihubungi detikJogja, Kamis (3/9/2026).

Desy menerangkan, penyebab pasti kematian ternak itu mengacu kepada hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang atau kompeten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu, kami mengimbau agar informasi yang beredar tidak terlebih dahulu dikaitkan dengan satwa liar atau faktor tertentu sebelum diperoleh hasil pemeriksaan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Dessy juga memastikan bahwa BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Nantinya, jika hasil dari pemeriksaan telah keluar maka BKDSA akan mengungkapkannya ke publik.

"Kami akan melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan informasi dan kondisi di lapangan. Jika sudah terdapat hasil atau informasi resmi, akan kami sampaikan sesuai kewenangan dan data yang tersedia," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kambing milik warga Tepus 1, Tepus, Gunungkidul mati di dalam kandang, bahkan beberapa diantaranya tinggal menyisakan kulit saja. Polisi menduga penyebab matinya kambing-kambing itu akibat serangan kawanan hewan liar.

Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, mengatakan kejadian bermula saat dua orang warga yang bertugas memelihara kambing hendak melepasliarkan kambing-kambing milik Eno (48), warga Tepus 1 hari ini sekitar pukul 06.00 WIB. Bukan tanpa alasan, pelepasliaran itu agar kambing mencari makanan di Alas Dawut kawasan Pantai Poktunggal.

"Tapi sampai kandang saksi mendapati tujuh ekor kambing sudah mati dengan kondisi terdapat luka gigitan pada kaki dan leher," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (2/9).

Secara rinci, tujuh kambing itu terdiri dari dua ekor kambing betina dan lima anakan kambing. Namun, dari lima anakan kambing itu ada beberapa yang habis dimakan oleh pemangsa.

"Dari tujuh kambing itu ada dua anak kambing yang telah dimakan oleh hewan liar dan hanya tersisa kulitnya saja," ujarnya.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads