Apakah Jam 4 Subuh Masih Bisa Sholat Tahajud? Ini Waktu Terbaiknya

Apakah Jam 4 Subuh Masih Bisa Sholat Tahajud? Ini Waktu Terbaiknya

Desi Rahmawati - detikJogja
Senin, 09 Mar 2026 17:58 WIB
Seorang pria muslim sujud di atas sajadah. Ilustrasi sholat Tahajud.
Ilustrasi Sholat Tahajud (Foto: Michael Burrows/Pexels)
Jogja -

Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sholat ini biasanya dilakukan pada malam hari setelah tidur. Pada bulan Ramadan, sholat Tahajud dikenal juga sebagai sholat Tarawih.

Dikutip dari buku Shalat Tahajud dalam Al-Qur'an oleh Muhafizah el-Feyza, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk mengerjakan sholat malam meski hanya satu rakaat. Hal ini dikarenakan sholat Tahajud membawa banyak keutamaan bagi yang mengerjakannya.

Namun, tidak sedikit orang masih masih mempertanyakan mengenai batas waktunya, termasuk apakah jam 4 Subuh masih termasuk waktu yang sah untuk mengerjakannya. Untuk menjawab hal tersebut, berikut penjelasan mengenai batas waktu sholat Tahajud dan waktu terbaik mengerjakannya. Yuk, simak uraiannya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah Jam 4 Subuh Masih Bisa Sholat Tahajud?

Ya, jawabannya adalah masih bisa sholat Tahajud pada jam 4 Subuh. Dirujuk dari buku Fikih oleh Siti Khomisil Fatatil Aqillah dan Kiki Rejeki, rentang waktu untuk mengerjakan sholat Tahajud adalah setelah sholat Isya hingga masuknya waktu sholat Subuh.

Hal serupa juga dijelaskan oleh Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV mengenai batas waktu sholat Tahajud. Dalam penjelasannya, Buya Yahya menyebutkan bahwa jam 4 bukanlah batas untuk mengerjakan sholat Tahajud.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa batas sholat Tahajud adalah ketika waktu sholat Subuh tiba yang ditandai dengan adzan. Jika waktu Subuh belum tiba, maka sangat diperbolehkan untuk mengerjakan sholat Tahajud.

Dengan demikian, maka umat Islam tetap bisa mengerjakan sholat Tahajud meski jam sudah menunjukkan pukul 4 Subuh. Yang perlu dicatat adalah sebelum mengerjakannya perlu didahului oleh tidur.

Ketentuan sama berlaku untuk sholat Tarawih. Apabila detikers berhalangan mengikuti jamaah di masjid, maka mendirikannya sebelum atau sesudah sahur diperkenankan. Karena pada substansinya, sholat Tahajud dan Tarawih itu sama. Yang terpenting, adzan Subuh belum terdengar.

Hanya saja, perlu diketahui bahwasanya waktu sholat Subuh antarwilayah dapat berbeda. Apabila pada pukul 4 dini hari kumandang adzan Subuh terdengar, maka sholat Tahajud tidak bisa lagi dikerjakan. Wallahu a'lam bish-shawab.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Waktu untuk melaksanakan sholat Tahajud dimulai dari setelah sholat Isya hingga tibanya sholat Subuh. Disadur dari buku Kajian Fikih dalam Bingkai Aswaja oleh Ahmad Hawassy, waktu mengerjakan sholat Tahajud terbagi menjadi tiga waktu berikut.

  • Sangat utama: 1/3 malam pertama (bakda Isya sd pukul 22.00)
  • Lebih utama: 1/3 malam kedua (pukul 22.00 sd pukul 01.00)
  • Paling utama: 1/3 malam terakhir (pukul 01.00 sd Subuh)

Meskipun seluruh rentang tersebut menjadi waktu yang dibolehkan untuk mengerjakan sholat Tahajud, tidak semua waktu memiliki keutamaan sama. Waktu paling utama untuk mengerjakan sholat Tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir, yakni mulai pukul 01.00 hingga masuk Subuh.

Sholat Tahajud pada sepertiga malam terakhir menjadi waktu terbaik karena keutamaan yang dimilikinya. Dirujuk dari Book Chapter Astronomi Islam Volume II oleh Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar dkk, sepertiga malam terakhir merupakan waktu Allah SWT mengabulkan doa dan memberikan ampunan kepada hamba-Nya. Hal ini sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Rasulullah SAW.

أَنَّ رَسُولَ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَنزِلُ ربنا تبارك وتَعَالَى كُلِّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثَ اللَّيْلِ الْآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَاسْتَجِيبَ لَهُ مَن يَسْأَلُنِي فَأَعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفَرَ لَهُ

Artinya: "Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, 'Tuhan kita Tabaraka wa ta'ala turun setiap malam ke langit dunia ketika sisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku berikan, siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka aku ampuni.'" (HR Bukhari)

Hadits tersebut menegaskan kepada umat Islam bahwa sepertiga malam terakhir menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk mengerjakan sholat Tahajud.

Niat dan Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat Tahajud dapat dikerjakan dengan paling sedikit 2 rakaat dan tidak ada batas maksimalnya. Sebelum mengerjakannya, seorang muslim hendaknya membaca niat sholat Tahajud dahulu. Dilansir laman NU Online, berikut bacaan niat sholat Tahajud dua rakaat yang bisa dibaca oleh umat Islam.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallî sunnatat tahajjudi rak'ataini lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku sengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta'ala."

Adapun tata cara mengerjakan sholat Tahajud dua rakat adalah sebagai berikut.

  1. Membaca niat sholat Tahajud sebelum takbiratul ihram
  2. Membaca doa Iftitah
  3. Membaca surat Al-Fatihah
  4. Membaca surat pendek Al-Quran
  5. Rukuk dengan thumaninah
  6. Iktidal dengan thumaninah
  7. Sujud pertama
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Berdiri untuk melakukan rakaat kedua
  11. Ulangi gerakan pada rakaat pertama hingga sujud kedua
  12. Duduk tahiyat akhir dengan posisi tawarruk
  13. Membaca doa tahiyat akhir atau kalimat syahadat
  14. Salam
  15. Membaca doa

Itulah jawaban terkait boleh tidaknya sholat Tahajud pada jam 4 Subuh dan waktu terbaik untuk mengerjakannya. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads