Kapan 10 Malam Terakhir Ramadan 2026? Cari Tahu Jadwal dan Amalannya!

Kapan 10 Malam Terakhir Ramadan 2026? Cari Tahu Jadwal dan Amalannya!

Ahmad Rafiq, Khofifah Azzahro - detikJogja
Sabtu, 07 Mar 2026 13:07 WIB
Ilustrasi Ramadan dengan lentera berlatar belakang masjid.
Ilustrasi Ramadan (Foto: Freepik/Freepik)
Jogja -

Saat ini umat Islam sedang menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H yang telah berlangsung selama kurang lebih dua minggu. Artinya, sekarang kita semakin dekat untuk menjemput kemulian Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW terjadi pada salah satu dari 10 malam terakhir Ramadan merupakan waktu diturunkannya Al-Quran. Dalam firman-Nya, Allah SWT menjelaskan bahwa Lailatul Qadar lebih baik dari 1.000 bulan.

Karenanya, umat Islam disunnahkan memperbanyak amal shalih pada 10 hari terakhir Ramadan dan terkhusus, malamnya. Tujuannya tak lain tak bukan adalah menggapai keutamaan Lailatul Qadar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kapan datangnya 10 malam terakhir Ramadan 2026? Mari simak jawabannya dengan kembali menengok kalender Ramadan 1447 H.

Kapan Awal Puasa Ramadan 1447 H/2026 M?

Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadan tahun 1447 H atau 2026 M jatuh pada 18 Februari 2026 lalu. Keputusan ini disampaikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang didasarkan pada Maklumat Nomor 2/MLM/I0.E/2025 yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid setelah melakukan hisab hakiki berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki penetapan berbeda. Pemerintah melalui Sidang Isbat Awal Ramadan resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H atau tahun 2026 M sehari setelahnya, yaitu 19 Februari 2026. Senada, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PNBU) menetapkan awal puasa pada Kamis, 19 Februari 2026.

Tanggal Berapa Malam Lailatul Qadar 2026?

Pada dasarnya tidak ada kepastian waktu yang tepat terkait terjadinya fenomena Lailatul Qadar. Pasalnya, tidak ada Surat dalam Al-Quran atau hadits yang menyebutkan waktu pas datangnya Lailatul Qadar secara gamblang. Oleh karena itu, waktunya menjadi misteri yang hanya Allah SWT ketahui.

Namun, seperti yang kita tahu selama ini bahwasanya Lailatul Qadar dicari pada 10 hari terakhir Ramadan. Keyakinan ini didasarkan atas hadits riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA. Dalam hadits itu, Rasulullah SAW bersabda:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari)

Namun, Nabi Muhammad SAW tidak membeberkan secara pasti kapan Lailatul Qadar itu. Karenanya, umat Islam disunnahkan memperbanyak amalan pada 10 hari terakhir Ramadan. Apa pun amalannya, seperti sholat Tarawih, i'tikaf, membaca Al-Quran, dan berdzikir.

Kapan 10 Malam Terakhir Ramadan 2026?

Apabila mengacu pada hadits sebelumnya serta perhitungan awal Ramadan 1447 H mulai 18 Februari 2026 sesuai dengan permulaan puasa yang ditetapkan oleh Muhammadiyah, maka 10 malam terakhir Ramadan 2026 jatuh pada:

  • Malam ke-20 Ramadan 1447 H: Minggu, 8 Maret 2026 malam
  • Malam ke-21 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026 malam
  • Malam ke-22 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026 malam
  • Malam ke-24 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026 malam
  • Malam ke-26 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026 malam
  • Malam ke-28 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026 malam
  • Malam ke-30 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026 malam

Namun, jika Ramadan 1447 H dimulai pada 19 Februari 2026 sesuai dengan penetapan pemerintah dan NU, maka 10 malam terakhirnya tiba pada:

  • Malam ke-20 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026 malam
  • Malam ke-21 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam ke-22 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026 malam
  • Malam ke-24 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam ke-26 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam ke-28 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026 malam
  • Malam ke-30 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026 malam

Apa Saja Amalan 10 Malam Terakhir Ramadan?

Sebagai panduan, berikut beberapa amalan yang dapat ditunaikan pada malam Lailatul Qadar untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan, dilansir laman Majelis Ulama Indonesia dan NU Online.

1. Menunaikan Sholat Tarawih

Tarawih adalah nama sholat malam yang dikerjakan pada bulan Ramadan. Sholat ini lazim dikerjakan sebanyak 11 atau 23 rakaat, sudah termasuk Witir. Keutamaan mengerjakannya adalah mendapat ampunan dosa. Nabi SAW bersabda:

من قام المضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya: "Barang siapa mendirikan (sholat malam) Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq 'alaihi)

2. I'tikaf

Amalan lain untuk mengisi Lailatul Qadar adalah i'tikaf. Dirujuk dari buku Panduan Lengkap Puasa Ramadhan Menurut Al-Qur'an dan Sunnah oleh Abu Abdillah Syahrul Fatwa dan Abu Ubaidah Yusuf, secara istilah, i'tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah dari seorang tertentu yang memiliki sifat-sifat khusus.

Nabi Muhammad SAW diketahui rutin beri'tikaf pada malam-malam akhir Ramadan. Aisyah radhiyallahu anha berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقُولُ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Rasulullah berdiam diri di dalam masjid pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Beliau berkata, 'Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan'." (HR Bukhari no 2020)

3. Membaca Doa Lailatul Qadar

Doa malam Lailatul Qadar dahulu diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah radhiyallahu anha. Begini hadits dasarnya:

وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إنْ وَافَقْت لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ: قُولِي: اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: "Dari 'Aisyah, beliau berkata, "Aku bertanya, Wahai Rasulullah apa pandanganmu jika saya bertepatan dengan malam lailatul qadar? Beliaupun bersabda: "Berdoalah engkau dengan doa 'Allahumma innaka 'afuwwun, tuhibbul-afwa fa'fu 'annii'." (HR Imam Ahmad)

Jadi, doa yang perlu dibaca pada malam Lailatul Qadar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latinnya: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.

Artinya: "Sesungguhnya Engkau dzat yang Maha Memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku."

Demikian jadwal 10 malam terakhir Ramadan dan amalannya. Jangan sampai luput memaksimalkannya dengan berbagai macam amal shalih, ya, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads