Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang pusat data Amazon Web Services (AWS) di Bahrain menggunakan drone. Amazon menyatakan serangan ini membuat layanan aplikasi terganggu.
Dilansir detikNews dari CNN, Kamis (5/3/2026), media Iran mengatakan serangan itu dilakukan karena ada dugaan pusat-pusat tersebut mendukung kegiatan militer dan intelijen musuh Iran.
Pihak Amazon mengatakan bahwa sebuah drone telah menyerang di dekat salah satu fasilitasnya di Bahrain. Serangan ini disebut berdampak pada infrastruktur Amazon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Iran juga telah menargetkan dua fasilitas Amazon di Uni Emirat Arab.
"Serangan ini telah menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pengiriman daya ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan kegiatan pemadaman kebakaran yang mengakibatkan kerusakan air tambahan," kata AWS.
Fars, media yang berafiliasi dengan Iran juga melaporkan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari operasi IRGC. Operasi itu menargetkan pusat-pusat strategis di kawasan tersebut.
(afn/apu)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung