Bocah 5 Tahun Tewas Tertabrak KA Bandara di Gamping Sleman

Bocah 5 Tahun Tewas Tertabrak KA Bandara di Gamping Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Rabu, 04 Mar 2026 18:41 WIB
Seorang bocah tewas tertabrak kereta bandara di Gamping, Sleman.
Ilustrasi bocah tewas tertabrak kereta bandara di Gamping, Sleman. (Foto: Istock)
Sleman -

Seorang bocah laki-laki meninggal usai tertabrak KA Bandara di perlintasan kereta api daerah Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, sore tadi. Korban tertabrak saat hendak menyeberang perlintasan.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun mengatakan korban berinisial MH (5), warga asal Kulon Progo yang saat ini tinggal bersama orang tuanya di wilayah Gamping Lor.

"Korban meninggal dunia akibat tertemper kereta api di jalur rel wilayah Dusun Gamping Lor, sore tadi sekitar pukul 15.15 WIB," kata Salamun kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat KA Bandara relasi YIA-Yogyakarta melaju dari arah barat ke timur. Berdasarkan keterangan petugas stasiun, masinis telah berulang kali memberikan peringatan.

ADVERTISEMENT

"Masinis telah membunyikan semboyan peringatan berulang kali ketika melihat korban menyeberang rel sambil menuntun sepeda. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari," ujarnya.

Sesaat setelah kejadian, kereta sempat berhenti untuk melaporkan peristiwa itu kepada petugas stasiun terdekat.

"Petugas stasiun bersama personel melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan korban berada di sisi selatan rel, sekitar 10 meter dari titik kejadian," ujarnya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke jajaran kepolisian. Anggota Polsek Gamping kemudian melakukan olah TKP serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman.

"Jenazah korban selanjutnya dievakuasi bersama relawan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping guna proses medis lebih lanjut," ucapnya.

Berdasarkan keterangan yang diterima petugas, lokasi kejadian dalam kondisi relatif sepi. Sehingga tidak ada warga yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut.

"Dugaan sementara, korban kurang memperhatikan situasi saat menyeberang rel," ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi keselamatan bersama.




(ams/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads