PSS Sleman menggelar uji coba lawan tim selevel dari Super League pada pekan ini. Uji coba ini digelar secara tertutup.
"Pekan ini kami akan menjalani pertandingan tertutup. Jadi, kita lihat bagaimana jalannya Melawan tim lain dari Liga 1, tetapi tertutup," ujar Pelatih PSS, Pieter Huistra, saat ditemui di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (12/8/2026).
Lebih lanjut Huistra enggan bicara soal tim mana. Hanya ia memastikan tim tersebut merupakan salah satu tim yang menggelar pemusatan latihan di Jogja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak bisa mengatakannya. Saya tidak bisa menyebutkannya. Ada banyak tim di sini," jelasnya.
Pada laga tersebut, Huistra menyebut timnya akan dibagi menjadi dua tim. Hal itu diharapkan mampu memberikan kesempatan semua pemain untuk menunjukkan kualitasnya.
"Kami melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Kami membagi tim menjadi dua kelompok dan kedua tim akan mencoba bermain sedikit lebih lama, mungkin 50 atau 60 menit. Kita lihat bagaimana perkembangannya," terangnya.
"Hal bagus dari pertandingan informal seperti ini adalah kami selalu bisa menghentikan pertandingan. Mereka bisa mendapat waktu istirahat tambahan atau minum. Tidak ada aturan resmi yang mengikat," pungkasnya.
