Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dipengaruhi tumbuhnya Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Jogja berpotensi hujan sangat lebat hingga 4 Maret
Dilansir detikNews, Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan saat ini Bibit Siklon Tropis 90S diperkirakan berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Sistem Tekanan Rendah (Low) yang berada di Samudra Pasifik utara Papua, Teluk Carpentaria, dan pesisir barat laut wilayah Australia turut mempengaruhi cuaca di Indonesia.
"Bibit Siklon Tropis 90S dan sistem tekanan rendah di sekitar Papua serta Australia membentuk daerah pertemuan angin. Hal ini mendukung pertumbuhan awan hujan yang sangat masif di sepanjang daerah konvergensi tersebut," kata Andri kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG mencatat hujan ekstrem telah melanda Papua Barat pada periode 26 Februari hingga 1 Maret 2026. Hujan lebat juga melanda Jogja, Surabaya, dan Maluku Utara dalam periode sama.
Hal itu terjadi akibat kombinasi Bibit Siklon 90S, pertemuan angin Monsun dengan angin baratan, serta aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin serta Rossby yang mempercepat pembentukan awan hujan.
Penjelasan di atas berpotensi meningkatkan intensitas hujan sedang-lebat di sejumlah wilayah pada 2-4 Maret 2026, di antaranya Sumatera, sebagian Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.
"Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan lebat-sangat lebat (Siaga) di wilayah Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalsel, dan Sulsel; serta angin kencang di D.I Yogyakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua Selatan," ujar Plh Direktur Meteorologi Publik, Ida Pramuwardani.
Pada periode 5-8 Maret 2026, kondisi cuaca disebut didominasi dengan hujan ringan hingga sedang. Sementara, di beberapa wilayah, BMKG mengimbau masyarakat waspada dengan peningkatan intensitas menjadi sedang-lebat, di antaranya di wilayah sebagian Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi dengan kategori Siaga (hujan lebat-sangat lebat) berpotensi terjadi di Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan NTT. Kemudian, potensi angin kencang di Jatim, Bali, NTB, NTT, dan Maluku.
(afn/apu)












































Komentar Terbanyak
Fakta-fakta Anggota Joxzin Dibunuh Saat Tidur Bersama Anak-Istri di Bantul
Perjalanan Eks Kapolresta Sleman Didemosi Buntut Gaduh Kasus Hogi Minaya
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran, Ini Sosoknya