Doa Setelah Selesai Sholat Tarawih dan Witir Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Setelah Selesai Sholat Tarawih dan Witir Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Nur Umar Akashi - detikJogja
Minggu, 22 Feb 2026 11:18 WIB
Berikut ini bacaan doa yang bisa dipanjatkan umat Islam usai sholat tarawih dan witir.
Ilustrasi berdoa setelah sholat. Foto: Gemini AI
Jogja -

Sholat Tarawih plus Witir adalah amalan malam-malam Ramadan yang memiliki keutamaan besar. Tidak tanggung-tanggung, berdasarkan sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, sholat ini menjadi penyebab terampuninya dosa.

Disadur dari Buku Pintar Shalat tulisan M Khalilurrahman Al Mahfani, keutamaan sholat Tarawih ditemukan dalam hadits:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Siapa yang melaksanakan Qiyamu Ramadan (sholat Tarawih) karena iman dan hanya mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Jamaah dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)

Sebelum mengerjakan sholat Tarawih dan Witir yang membersamainya, tata cara pelaksanaannya wajib dipahami dahulu. Di samping jumlah rakaat dan surat yang disunnahkan, bacaan doanya juga harus detikers hafalkan.

ADVERTISEMENT

Belum tahu? Yuk, simak doa setelah selesai sholat Tarawih dan Witir melalui uraian berikut!

Poin Utamanya:

  • Tidak ada doa khusus dari Nabi SAW untuk sholat Tarawih. Doa Kamilin yang biasa dibaca bersumber dari ulama.
  • Doa setelah sholat Witir adalah 'Subhaanal malikil qudduus' dibaca 3 kali dan 'Rabbul malaaikati war-ruuh' dibaca 1 kali.
  • Sholat Witir dapat diisi qunut yang dibaca sebelum rukuk dan doa khusus untuk dilafalkan sebelum atau setelah salam.

Doa Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, dan Artinya

Menurut keterangan di buku Tuntunan Singkat Shalat Tarawih dan Shalat Witir di Bulan Ramadhan oleh Misbahus Surur, tidak ada doa yang dikhususkan untuk sholat Tarawih. Artinya, tidak ada lafal sunnah dari Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Meski begitu, ada ulama yang menganjurkan redaksi doa tertentu. Doa tersebut dikenal dengan nama doa Kamilin. Begini bacaan Arab, Latin, dan artinya:

اللهم اجعَلْنَا بِالْإِيمَانِ كَامِلِينَ، وَالْقَرَانِ مودين، والصلاةِ حَافِظِينَ وَالزَّكَاةِ فَاعِلِينَ وَلمَا عندك طالبين وَلِعَفُوكَ رَاجِينَ وَبِالْهُدَى مُتَمَسَكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ وَفِي الدُّنْيَا وَاهِدِينَ وفي الآخرة راغبين وَبِالْقَضَاءِ رَاضِينَ وَالنَّعْمَاءِ شاكرين وعلى البلاء صابرين وَتَحْتَ لِوَاءِ محمد صل الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَادِرِينَ وَإِلَى الحوض واردين، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ وَمِنَ النَّارِ ناجيل وعلى سير الكرامة قاعدين ومن حور الجنان متزوجين ومن سندي واستنري وبيتاج لتطبيق ومن طعام الجنة أكمين ومن أبي وغسل مُصَلَّى قَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِم مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا إِنَّ اللَّهَ وَمَلَبِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِي يَأْيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلَّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا دَعَوْبُهُمْ فِيهَا سُبْحْتَكَ اللهُمَّ وَتَحِيتُهُمْ فِيهَا سَلِّمُ وَأَخِرُ دَعْوبُهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَمِينَ

Arab Latin: Allāhummaj'alnā bil-īmāni kāmilīn, wal-qurāni mūdīn, waṣ-ṣalāti ḥāfiẓīn, waz-zakāti fā'ilīn, wa limā 'indaka ṭālibīn, wa li'afwika rājīn, wa bil-hudā mutamassikīn, wa 'anil-laghwi mu'riḍīn, wa fid-dunyā wāhidīn, wa fil-ākhirati rāghibīn, wa bil-qaḍā'i rāḍīn, wan-na'mā'i syākirīn, wa 'alal-balā'i ṣābirīn, wa taḥta liwā'i Muḥammad ṣallallāhu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyāmati sādirīn, wa ilal-ḥauḍi wāridīn, wa ilal-jannati dākhilīn, wa minan-nāri nājīn, wa 'alā sīril-karāmati qā'idīn, wa min ḥūril-jināni mutazawwījīn, wa min sandī wastanrī wa baitāj litatbīq, wa min ṭa'āmil-jannati akmīn, wa min abī wa ghasli muṣallā qāribīn, bi-akwābin wa abārīqa wa ka'sin min ma'īn, ma'allażīna an'amta 'alaihim minan-nabiyyīn, waṣ-ṣiddīqīn, wasy-syuhadā'i waṣ-ṣāliḥīn, wa ḥasuna ulā'ika rafīqā. Żālikal-faḍlu minallāh, wa kafā billāhi 'alīmā. InnaLlaha wa malā'ikatahu yuṣallūna 'alan-nabī, yā ayyuhallażīna āmanū ṣallū 'alaihi wa sallimū taslīmā. Da'wuhum fīhā subḥānaka Allāhumma, wa taḥiyyatuhum fīhā salām, wa ākhiru da'wuhum anil-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadha, yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang pada hari kiamat berjalan di bawah panji Nabi Muhammad SAW, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari surga, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Doa mereka di dalamnya ialah, "Subhanakallahumma" (Maha Suci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, "Salam" (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, "Al-hamdu lillahi Rabbil 'alamin" (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam)."

Doa Setelah Selesai Sholat Witir: Arab, Latin, dan Artinya

Berbeda dengan sholat Tarawih, terdapat doa khusus sholat Witir dari Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Dikutip dari buku Panduan Shalat Lengkap tulisan Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, bacaannya:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ، سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ، سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Arab Latin: Subḥānal-Malikil-Quddūs, Subḥānal-Malikil-Quddūs, Subḥānal-Malikil-Quddūs, Rabbul-Malā'ikati war-Rūḥ.

Artinya: "Maha Suci Raja yang Maha Kudus, Maha Suci Raja yang Maha Kudus, Maha Suci Raja yang Maha Kudus, Rabb malaikat dan ruh."

Doa di atas didasarkan atas riwayat Ubay bin Ka'ab radhiyallahu anhu. Haditsnya diriwayatkan oleh Imam an-Nasa'i nomor 1699, Abu Dawud nomor 1430, dan Ad-Daruquthni II/31. Derajatnya dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani.

Doa Qunut Witir: Arab, Latin, dan Artinya

Berdasarkan penjelasan di buku Shalat Tarawih karangan Tim Warisan Salaf, qunut Witir dibaca setelah selesai membaca surat, sebelum rukuk. Bacaan doanya diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasa'i, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Arab Latin: Allāhummah dinī fīman hadait, wa 'āfinī fīman 'āfait, wa tawallanī fīman tawallait, wa bārik lī fīmā a'ṭait, wa qinī syarra mā qaḍait, innahū lā yażillu man wālait, tabārakta rabbanā wa ta'ālait.

Artinya: "Ya Allah, beri aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang Engkau beri keselamatan, urusilah aku di antara orang-orang yang Engkau mengurusinya, berikanlah berkah pada apa yang Engkau beri, lindungilah aku dari keburukan yang Engkau takdirkan, tidak akan menjadi hina orang yang Engkau urusi, Maha Suci Engkau lagi Maha Tinggi."

Doa Sebelum atau Setelah Salam Sholat Witir: Arab, Latin, dan Artinya

Ada juga doa lain yang sunnah dibaca sebelum salam sholat Witir. Dapat pula dibaca setelah salam. Redaksi doanya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرَضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Arab Latin: Allāhumma innī a'ūdzu biraḍāka min sakhaṭika, wa bimu'āfātika min 'uqūbatika, wa a'ūdzu bika minka, lā uḥṣī thanā'an 'alaika, anta kamā athnaita 'alā nafsika.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari amarah-Mu, dengan penyelamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian atas-Mu. Engkau sebagaimana Engkau memuji atas diri-Mu." (Shahih Sunan Abi Dawud 1282 dan AI-Irwa' 430)

Nah, itulah bacaan doa setelah selesai sholat Tarawih dan Witir. Semoga bermanfaat sebagai panduan detikers beribadah selama Ramadan yang mulia berlangsung, ya!

FAQ Doa Setelah Tarawih dan Witir

1. Surat apa yang sunnah dibaca saat sholat Witir?

Untuk Witir 3 rakaat, rakaat pertama sunnah membaca surat al-A'la, rakaat kedua al-Kafirun, dan rakaat ketiga al-Ikhlas.

2. Berapa rakaat sholat Tarawih dan Witir yang disunnahkan?

Dalam hadits riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW sholat Tarawih dan Witir sebanyak 11 rakaat. Rinciannya adalah 10 rakaat sholat Tarawih yang dikerjakan dengan salam tiap 2 rakaat dan 1 rakaat Witir. Ada juga yang dikerjakan dengan 8 rakaat Tarawih (salam setiap 4 rakaat) dan 3 rakaat Witir.

3. Jam berapa sholat Tarawih?

Sholat Tarawih didirikan setelah sholat Isya hingga waktu subuh tiba.




(par/par)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads