- Tata Cara Sholat Tarawih 8 Rakaat Sendiri di Rumah 1. Niat Sholat Tarawih 2. Takbiratul Ihram 3. Membaca Doa Iftitah 4. Membaca Surat Al-Fatihah 5. Membaca Surat Pendek dari Al-Quran 6. Rukuk 7. Itidal 8. Sujud 9. Duduk di Antara Dua Sujud 10. Sujud Kedua 11. Berdiri untuk Rakaat Kedua 12. Tasyahud Akhir dan Salam 13. Mengulang Sholat Tarawih 14. Membaca Doa 15. Melaksanakan Sholat Witir
- Waktu Sholat Tarawih Jam Berapa?
- Keutamaan Sholat Tarawih Sendiri
- FAQ Bagaimana cara melaksanakan shalat tarawih jika dikerjakan 8 rakaat? Berapa rakaat sholat tarawih sendiri di rumah? Apakah niat sholat tarawih dibaca setiap 2 rakaat?
Melaksanakan sholat tarawih tidak harus selalu dilakukan secara berjamaah di masjid untuk mendapatkan keberkahan Ramadan. Bagi detikers yang memiliki keterbatasan waktu atau kondisi tertentu, menunaikan sholat sunnah ini sendirian di rumah tetap menjadi pilihan ibadah yang sah dan bernilai pahala besar.
Fleksibilitas pelaksanaan tarawih di rumah memungkinkan kita untuk lebih khusyuk dan mengatur ritme bacaan surat sesuai kemampuan. Baik dilakukan dengan format 8 rakaat maupun 20 rakaat, esensi utamanya terletak pada niat yang tulus serta keikhlasan mengharap ridha Allah SWT sebagai penggugur dosa masa lalu. Selama dilakukan dalam rentang waktu setelah isya hingga sebelum subuh, ibadah mandiri ini tetap memiliki kedudukan yang mulia.
Yuk, simak tata cara sholat tarawih 8 rakaat sendiri di rumah mulai dari niat hingga salam, beserta bacaan doanya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poin utamanya:
- Sholat tarawih 8 rakaat dikerjakan dengan skema dua rakaat satu salam sebanyak empat kali.
- Meski berjamaah lebih utama, sholat tarawih sendiri tetap dijanjikan pengampunan dosa selama didasari iman dan keikhlasan.
- Sangat dianjurkan untuk menutup rangkaian tarawih dengan sholat witir berjumlah rakaat ganjil sebagai penyempurna ibadah malam.
Tata Cara Sholat Tarawih 8 Rakaat Sendiri di Rumah
Dikutip dari buku Sempurnakan Shalat Fardhu dengan Shalat Sunah tulisan Khalifa Zain Nasrullah, berikut merupakan tata cara melaksanakan sholat tarawih secara munfarid atau sendiri di rumah dengan 8 rakaat.
1. Niat Sholat Tarawih
Niat sholat tarawih dilakukan di dalam hati. Namun, bagi yang terbiasa melafalkan niat, berikut lafal niatnya:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala."
2. Takbiratul Ihram
Setelah niat, angkat kedua tangan sejajar dengan telinga (untuk laki-laki) atau sejajar dengan bahu (untuk perempuan) sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
3. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbir, membaca doa iftitah sebagaimana dalam sholat pada umumnya.
4. Membaca Surat Al-Fatihah
Membaca surat Al-Fatihah dalam setiap rakaat merupakan rukun sholat yang wajib dilakukan.
5. Membaca Surat Pendek dari Al-Quran
Dari malam pertama hingga pertengahan Ramadan, pada rakaat pertama dianjurkan membaca salah satu dari surat berikut secara berurutan setiap malamnya:
- Surat At-Takatsur (QS 102)
- Surat Al-'Ashr (QS 103)
- Surat Al-Fiil (QS 105)
- Surat Al-Quraisy (QS 106)
- Surat Al-Ma'un (QS 107)
- Surat Al-Kautsar (QS 108)
- Surat Al-Kafirun (QS 109)
- Surat An-Nasr (QS 110)
- Surat Al-Lahab (QS 111)
Kemudian pada rakaat kedua dianjurkan untuk membaca Surat Al-Ikhlas.
Dari pertengahan hingga akhir Ramadan, pada rakaat pertama banyak umat Islam yang membaca surat Al-Qadr (QS 97). Sementara pada rakaat kedua membaca salah satu dari surat berikut secara berurutan setiap malamnya:
- Surat At-Takatsur (QS 102)
- Surat Al-'Ashr (QS 103)
- Surat Al-Fiil (QS 105)
- Surat Al-Quraisy (QS 106)
- Surat Al-Ma'un (QS 107)
- Surat Al-Kautsar (QS 108)
- Surat Al-Kafirun (QS 109)
- Surat An-Nasr (QS 110)
- Surat Al-Lahab (QS 111)
6. Rukuk
Setelah membaca surat pendek, lakukan rukuk dengan membaca "Subhaana rabbiyal 'azhiimi wa bihamdih" (3 kali).
7. Itidal
Bangkit dari rukuk sambil mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah, Rabbanaa lakal hamd."
8. Sujud
Bersujud sambil membaca "Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih" (3 kali).
9. Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk dengan posisi iftirasy (telapak kaki kiri diduduki, kaki kanan ditegakkan) sambil membaca "Rabbighfir lii, warhamnii, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii, wahdinii, wa 'aafinii, wa'fu 'annii."
10. Sujud Kedua
Melakukan sujud kedua dengan bacaan yang sama seperti sujud pertama.
11. Berdiri untuk Rakaat Kedua
Bangkit dari sujud dan mengulang gerakan seperti rakaat pertama, mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua.
12. Tasyahud Akhir dan Salam
Setelah sujud kedua di rakaat kedua, duduk tasyahud akhir dan membaca doa tasyahud serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
13. Mengulang Sholat Tarawih
Sholat tarawih dilakukan sebanyak 8 atau 20 rakaat dengan format dua rakaat satu salam. Jika ingin melaksanakan 20 rakaat, maka dilakukan 10 kali salam.
14. Membaca Doa
Setelah sholat tarawih selesai, kita dianjurkan untuk membaca doa. Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar tulisan Neni Nuraeni, berikut ini adalah bacaan doanya.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا وَالِدَيْنَا وَعَنْ جَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ والْمُسْلِمَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahumma inná nas-aluka ridhaka wal jannata wa na'ūdzu bika min sakhathika wan nári, Allahumma innaka 'afuwwun karimun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annå wa walidaina wa 'an jami'il muslimina wal muslimáti birahmatika ya arhamar rahimina.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keridhaan-Mu dan surga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Engkau suka ampunan, maka ampunilah kami, dan ampunilah ibu bapak kami, serta semua kaum muslimin dan muslimat dengan kasih sayang-Mu, wahai Tuhan yang Maha Penyayang.
15. Melaksanakan Sholat Witir
Setelah melaksanakan sholat tarawih, dianjurkan untuk menutupnya dengan sholat witir. Sholat Witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan dalam jumlah rakaat ganjil, biasanya satu, tiga, lima, atau lebih, dengan yang paling umum adalah tiga rakaat.
Anjuran ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشَرَةَ رَكْعَةً
Artinya: "Rasulullah SAW tidak pernah menambah shalat sunnahnya pada waktu malam, baik ketika bulan Ramadan maupun lainnya, lebih dari sebelas rakaat." (HR Jama'ah selain Tirmidzi).
Waktu Sholat Tarawih Jam Berapa?
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunah Berikut Juz 'Amma Untuk Pemula oleh Zaky Zamani, tarawih dapat dikerjakan setelah selesai menunaikan sholat isya. Waktu pelaksanaannya berlangsung sepanjang malam hingga sebelum waktu subuh tiba.
Meskipun dapat dilakukan kapan saja dalam rentang waktu tersebut, sholat tarawih umumnya dilaksanakan secara berjamaah di masjid setelah sholat isya. Pelaksanaan sholat ini disunnahkan untuk dilakukan dengan khusyuk dan tidak tergesa-gesa agar mendapatkan keutamaan pahala di bulan Ramadan.
Keutamaan Sholat Tarawih Sendiri
Dikutip dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan tulisan Abu Maryam Kautsar Amru, sholat tarawih memang lebih dianjurkan berjamaah. Hal ini termaktub di dalam sebuah hadits berikut:
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ قِيَامَ لَيْلَةٍ
Artinya: "Jika seseorang shalat bersama imam hingga usai, maka Allah menuliskan baginya pahala menegakkan shalat malam semalam penuh." (HR. An-Nasai)
Meski sholat berjamaah bersama imam memiliki keutamaan pahala seperti sholat semalam penuh, bukan berarti sholat tarawih yang dilakukan secara mandiri kehilangan nilainya. Sholat tarawih yang dilakukan seorang diri tetap memiliki keutamaan besar berdasarkan keumuman hadits Nabi Muhammad SAW:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa yang berdiri dan sholat Ramadan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya." (HR. Abu Daud dan selainnya).
Hadits di atas menegaskan bahwa janji pengampunan dosa berlaku secara luas. Poin utamanya bukan hanya pada metodenya, melainkan pada landasan niatnya, yaitu keimanan dan keikhlasan mengharap ridha Allah. Hal ini membuktikan bahwa baik dilakukan secara berjamaah di masjid maupun dikerjakan secara sendirian di rumah, esensi ibadah tarawih sebagai penghapus dosa tetap dapat diraih oleh seorang hamba.
Demikian panduan pelaksanaan sholat tarawih sendiri di rumah dengan 8 rakaat. Semoga bermanfaat, detikers!
FAQ
Bagaimana cara melaksanakan shalat tarawih jika dikerjakan 8 rakaat?
Sholat tarawih 8 rakaat dilaksanakan dengan cara mengerjakan dua rakaat kemudian salam, yang diulangi sebanyak empat kali. Setiap dua rakaat diawali dengan niat dan diakhiri dengan tasyahud akhir serta salam. Setelah menyelesaikan total 8 rakaat, kamu dianjurkan membaca doa kamilin dan menutup rangkaian ibadah dengan sholat witir (biasanya 3 rakaat).
Berapa rakaat sholat tarawih sendiri di rumah?
Jumlah rakaat sholat tarawih sendiri di rumah bisa mengikuti kebiasaan yang umum dilakukan, yaitu 8 rakaat atau 20 rakaat. Keduanya bersifat sunnah dan diperbolehkan. Perbedaan jumlah rakaat ini bergantung pada kekuatan dan waktu yang dimiliki oleh masing-masing individu, karena yang paling utama adalah kekhusyukan dan kesinambungan dalam beribadah.
Apakah niat sholat tarawih dibaca setiap 2 rakaat?
Ya, karena sholat tarawih dilakukan dengan sistem dua rakaat satu salam, maka niat harus dibaca kembali setiap kali akan memulai dua rakaat baru. Niat adalah rukun sholat yang menentukan keabsahan ibadah tersebut, sehingga setiap memulai sholat (takbiratul ihram) yang baru, niat harus dihadirkan kembali di dalam hati.
