Rumah yang dinarasikan sebagai gudang kembang api di Padukuhan Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, terbakar sore ini. Tidak ada korban dalam insiden kebakaran itu, namun rumah ludes terbakar.
Kejadian itu viral di media sosial usai diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover. Dalam postingan itu turut diunggah video penampakan asap hitam yang berasal dari bangunan yang terbakar.
"[Breaking News] 16:32 terjadi kebakaran Gudang kembang api sore ini lur Lokasi; blimbingsari," tulis keterangan dalam postingan tersebut seperti dilihat detikJogja, Sabtu (21/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukuh Blimbingsari yang juga saksi mata kejadian, Robert Purnomo, mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi sore tadi sekitar pukul 16.10 WIB. Saat kebakaran dia mengaku sempat mendengar suara seperti ledakan petasan dari rumah yang terbakar.
"Tadi jam empat kurang, awalnya terdengar suara petasan dari arah rumah barat saya. Kebetulan rumah saya (berjarak) empat rumah dari posisi TKP," kata Purnomo kepada wartawan, Sabtu (21/6/2026).
Dia kemudian bergegas ke arah sumber ledakan dan menemukan bahwa rumah sudah terbakar. Bersama dengan warga lain, dia berusaha memadamkan api dengan ember, APAR. Akan tetapi, kobaran api cepat membesar.
Akhirnya, warga segera menghubungi petugas Damkar. Dalam waktu sekitar satu jam api bisa dipadamkan dan tidak merembet ke rumah lain.
"Akhirnya berkoordinasi dengan pihak Damkar dari UGM akhirnya bisa terkondisikan rumah Mas Daniel ini bisa dipadamkan apinya," katanya.
Dia memastikan, insiden itu tidak memakan korban jiwa. Sebab, saat kebakaran rumah dalam kondisi kosong. Meski demikian, satu rumah tersebut ludes terbakar. Kemudian dua motor milik warga juga ikut terbakar.
"Api membakar satu rumah dan di dalamnya tadi ada beberapa alat rumah tangga juga ya. Ada tabung gas, ada burung, ada ini semuanya ludes. Satu rumah milik yang bersangkutan rata dengan api," ujarnya.
Terkait rumah tersebut dijadikan gudang kembang api, Purnomo tidak mengetahui secara pasti. Meski demikian, dia menyebut bahwa pemilik rumah tersebut merupakan pedagang kembang api di Pasar Terban.
"Kalau setahu kami Mas Daniel itu jualannya di depan Pasar Terban dan tidak pernah membawa barang-barang tersebut pulang," katanya.
Petugas Damkar Sleman, David Iqbal, menjelaskan proses pemadaman membutuhkan waktu satu jam. Petugas agak sedikit kesulitan menjangkau lokasi karena bangunan berada di gang sempit.
"Proses pemadaman sekitar satu jam, dari Damkar Sleman dibantu Damkar UGM. Tadi menggunakan tiga tangki," kata David.
Dia mengatakan dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Akan tetapi satu bangunan dan dua motor hangus terbakar.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian satu bangunan rumah habis (terbakar) dan ada dua motor," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bulaksumur, AKP Subilal, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Termasuk apakah rumah tersebut digunakan sebagai gudang kembang api atau tidak.
"Saat ini kami masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran," kata Subilal.
(apl/apl)












































Komentar Terbanyak
Fakta-fakta Anggota Joxzin Dibunuh Saat Tidur Bersama Anak-Istri di Bantul
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran, Ini Sosoknya
Manajemen Gandhi Sehat Buka Suara Usai Tarik Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)