Duel Horor Kalajengking Jumbo Vs Warga Sukabumi, Begini Endingnya

Regional

Duel Horor Kalajengking Jumbo Vs Warga Sukabumi, Begini Endingnya

Syahdan Alamsyah - detikJogja
Jumat, 20 Feb 2026 19:38 WIB
Kalajengking jumbo yang ditangkap di rumah warga Sukabumi. Kalajengking itu akhirnya dibuang ke rawa.
Kalajengking jumbo yang ditangkap di rumah warga Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Jogja -

Seekor kalajengking jumbo bikin geger warga Perumahan Frinanda Bhayangkara, Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Hewan berbisa itu sempat duel sengit dengan seorang remaja dan viral di media sosial.

Dilansir detikJabar, Jumat (20/2/2026), kalajengking itu nyelonong ke rumah warga saat waktu sahur menjelang imsak. Hewan itu memberi perlawanan sengit dengan mencoba menyengat gagang sapu yang digunakan warga untuk evakuasi.

Akhirnya, kalajengking itu bisa dievakuasi. Serangga itu lalu dibawa ke area rawa terpencil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi langsung dibawa bareng teman ke area rawa-rawa yang lokasinya jauh dari permukiman. Saya pastikan posisinya sudah aman, tidak mungkin merayap balik ke rumah warga," ujar Vano kepada detikJabar.

Kalajengking jumbo yang ditangkap di rumah warga Sukabumi.Kalajengking jumbo yang ditangkap di rumah warga Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

ADVERTISEMENT

Proses evakuasi kalajengking itu dilakukan dengan cara tak biasa. Vano tak berani membuka tutup wadah plastik yang dia gunakan untuk mengurung kalajengking jumbo tersebut.

Kalajengking itu pun dibuang hidup-hidup bersama toplesnya ke tengah rawa. Vano beralasan kalajengking jumbo itu sempat berkali-kali mencoba menyengatnya saat ditangkap.

Hal ini membuatnya waswas. Jika nantinya tutup toples itu dibuka, serangga berbisa itu bakal menyengatnya atau malah kembali ke permukiman lagi.

"Dibuang sekalian sama toples-toplesnya ke rawa. Pas ditangkap saja galaknya minta ampun, ekornya nyerang terus ke gagang sapu. Daripada nanti pas dilepas malah nyerang tangan, lebih baik dibuang satu paket (dengan wadahnya)," tegas Vano.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads