Kapal Pesiar Terbakar di Singapura, 1 WNI ABK Tewas

Internasional

Kapal Pesiar Terbakar di Singapura, 1 WNI ABK Tewas

Rita Uli Hutapea - detikJogja
Jumat, 20 Feb 2026 17:53 WIB
Kapal pesiar World Legacy terbakar di Singapura. Akibatnya, satu WNI yang menjadi anak buah kapal tewas.
Ilustrasi kapal pesiar terbakar di Singapura. (Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova)
Jogja -

Kapal pesiar tujuan Singapura terbakar hebat. Satu anak buah kapal (ABK) asal Indonesia tewas.

Dilansir detikNews, Jumat (20/2/2026), insiden itu menyebabkan ratusan penumpang dievakuasi. Otoritas Maritim Singapura dalam pernyataannya mengatakan, kobaran api di World Legacy itu telah berhasil dipadamkan.

Selain korban tewas, tidak ada laporan korban luka dalam insiden itu. Namun, empat dari 271 penumpang dibawa ke rumah sakit untuk "pemeriksaan medis lebih lanjut".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awak kapal yang meninggal, warga negara Indonesia, telah dipindahkan ke darat," kata Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura, dilansir kantor berita AFP, Jumat (20/2).

"Keseluruhan 271 penumpang dari kapal World Legacy telah dievakuasi dengan selamat," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Investigasi awal menyebut api berasal dari area lounge di dek kesembilan kapal pagi tadi. "Investigasi penyebab kebakaran sedang berlangsung," kata otoritas pelabuhan.

World Cruises yang berbasis di Singapura, yang mengoperasikan World Legacy, belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebagai informasi, kapal pesiar ini terdaftar di Liberia dan berlabuh di lepas pantai Singapura dan Malaysia. Kapal ini diklaim sebagai "destinasi gaya hidup terapung".

Para penumpang melakukan perjalanan feri singkat dari kedua negara untuk menaiki kapal dan menikmati fasilitas di dalamnya. Biasanya para penumpang bisa tinggal beberapa jam atau mengambil paket hingga tiga hari.

Kapal biasanya berlabuh di Singapura setiap Jumat sebelum kembali ke tempat berlabuhnya.

"Kapal dalam kondisi stabil, dan saat ini berlabuh di Raffles Reserved Anchorage (di Singapura)," kata otoritas pelabuhan.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads