Postingan berupa rombongan bermotor yang menantang pemuda di Mutihan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul berujung motor salah satu rombongan tertinggal ramai di media sosial (medsos). Polisi menyebut rombongan itu membawa senjata tajam (sajam) hingga gir.
"06:14 salah satu rombongan motor yg menantang sekelompok anak muda yg sedang berjalan-jalan pagi berhasil di amankan sepeda motornya oleh anak muda setempat di bantu warga, sekarang motor sedang di proses oleh polsek Banguntapan. Rombongan motor sudah membuat ricuh dari hari rabu," kata akun X @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan awalnya warga Mutihan sedang nongkrong di depan Taman Perwacy, Banguntapan, Bantul, pukul 05.30 WIB. Saat itu warga melihat rombongan yang berjumlah 15 motor melaju melawan arus di jalur lambat ke arah utara depan Taman Perwacy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiba-tiba rombongan bermotor itu menyerang pemuda Mutihan yang berada di barat jalan dengan sajam hingga gir," kata Rita saat dihubungi wartawan, Jumat (20/2/2026).
Mengalami perlakuan tidak mengenakkan itu, warga langsung berdatangan dan memberikan perlawanan. Perlawanan itu dilakukan warga dengan melempari batu.
"Warga Mutihan melawan dengan melempar batu, dan salah satu dari rombongan itu jatuh lalu melarikan diri. Sedangkan motornya langsung diamankan warga, tidak ada korban jiwa dari kejadian itu," ujarnya.
Rita menjelaskan motor tersebut jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi AB 5614 IO warna hitam kombinasi putih. Akibat lemparan batu itu, motor Scoopy tersebut rusak di bagian belakang hingga spakbor depan dan speedometer pecah.
"Untuk motor Scoopy langsung diamankan di Polsek Banguntapan, saat ini polisi sedang melakukan identifikasi terkait siapa pemilik motor Scoopy itu," ucapnya.
(ams/apl)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung