Duel Sengit Petani Muna Vs Piton 6,5 Meter, Begini Endingnya

Regional

Duel Sengit Petani Muna Vs Piton 6,5 Meter, Begini Endingnya

Nadhir Attamimi - detikJogja
Rabu, 18 Feb 2026 16:02 WIB
Seorang petani di Muna nyaris tewas usai disergap dan dililit piton 6,5 meter.
Foto: Ular piton sepanjang 6,5 meter mati ditebas warga di Kabupaten Muna. (dok. istimewa)
Jogja -

Seorang petani di Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Indi (48), harus berjibaku menyelamatkan hidupnya setelah seekor ular piton sepanjang 6,5 meter menyergapnya. Korban nyaris tewas karena ular itu melilitnya.

Dilansir detikSulsel, detik-detik menegangkan itu terjadi di kawasan hutan Desa Maligano, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna pada Selasa (17/2) pagi. Korban diserang secara tiba-tiba, menyebabkannya jatuh ke tanah dan tak berdaya.

"Iya digigit kaki kirinya baru dililit sama itu ular," ujar keponakan korban, Hijrah, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kakinya digigit baru dia jatuh di tanah, setelah itu dililit badannya sampai pinggang," lanjutnya.

Korban Terlibat Duel Lawan Ular

Mengetahui pinggangnya sudah dililit piton, Wa Indi berusaha menyelamatkan diri berbekal parang yang dibawanya. Korban menebas ekor ular tersebut sebelum berusaha melepaskan lilitannya.

ADVERTISEMENT

"Dia terlepas itu ular karena ada parang dia pegang, dia potongkan ke bagian ekornya. Mungkin kesakitan baru dilepas," tuturnya.

Begitu berhasil lepas dari reptil 6,5 meter itu, korban berlari dan berteriak meminta pertolongan. Teriakannya didengar petani yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Dia teriak minta tolong, datang satu orang petani coba mau bunuh itu ular, tapi dia takut karena besar sekali," ungkap Hijrah.

Ular Dibunuh Ramai-ramai

Warga tersebut segera meminta bantuan ke kampung terdekat. Tak lama berselang, sejumlah warga datang dan menghabisi ularnya.

"Itu petani yang bantu dia telepon orang di kampung baru datang dibunuh ramai-ramai. Kalau panjangnya sekitar 6,5 meter pas diukur kemarin sebelum dijual," katanya.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya kini dilaporkan membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

"Tanteku langsung dibawa ke puskesmas dan mendapat perawatan. Sorenya sudah baikan dan keluar dari puskesmas," pungkasnya.




(apu/ahr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads