Potret Meriahnya Buka Puasa Perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan

Potret Meriahnya Buka Puasa Perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 18 Feb 2026 21:16 WIB
Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2).
Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Gelaran Kampoeng Ramadan Jogokariyan resmi dibuka, hari ini. Ratusan masyarakat menyerbu menu buka puasa bersama yang disediakan gratis di Masjid Jogokariyan. Tak hanya itu, dalam gelaran ini juga tersedia berbagai fasilitas yang bisa dinikmati.

Takmir Masjid Jogokariyan memang menggunkan penetapan 1 Ramadan dari PP Muhammadiyah yang mana hari ini (18/2) adalah puasa perdana. Solat Tarawih perdana juga telah digelar Masjid Jogokariyan kemarin malam.

Di tahun ini, Masjid Jogokariyan menyiapkan 3.800 porsi menu takjil gratis setiap harinya. Jumlah ini lebih tinggi dibanding tahun lalu, yakni 3.500 porsi. Menu berbuka juga akan berbeda setiap harinya. Sore ini, menu yang disajikan adalah gulai ayam dan telur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2).Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

"Untuk menunya setiap hari berbeda-beda karena memang yang memasak adalah Ibu-ibu PKK, terdapat 28 kelompok," jelas Ketua Panitia Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

"Untuk hari ini kita masakannya itu gulai ayam. Untuk menu lengkapnya bisa dicek di akun Instagram @masjidjogokariyan," sambungnya.

Selain menu buka gratis, Kampoeng Ramadan Jogokariyan juga terkenal dengan ratusan UMKM yang menjajakan berbagai menu takjil di pasar sore. 360-an lapak sudah mulai tersaji di sepanjang jalan Jogokariyan sejak pukul 16.00 WIB.

Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2).Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

"Setiap tahun pasti ke sini sih, ngincipi makan gratis, tapi pulang juga bawa makanan beli di pasar sore," ungkap salah satu pengunjung asal Bantul, Adam.

Kampoeng Ramadan Jogokariyan tahun ini juga menyajikan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Yakni adanya fasilitas seperti program gratis tukar tabung dan penukaran minyak goreng bekas pakai atau jelantah menjadi rupiah.

Area Manager Comm, Rel, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan, masyarakat bisa menukarkan tabung gas 3 kg atau gas melon dengan tabung bright gas 5,5 kg atau 12 kg

Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2).Suasana buka puasa perdana di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Rabu (18/2). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

"Tabung 5,5kg bisa ditukar dengan dua tabung 3 kg, kemudian tabung 12 kg bisa ditukar dengan tiga tabung 3kg, tinggal dateng ke sini," jelas Taufiq.

"Kalau dia menukarkan dengan aplikasi myPertamina dapat cashback lagi Rp 25 dan 50 ribu. Sepanjang bulan Ramadan, tidak ada (kuota)," sambungnya.

Selanjutnya, lanjut Taufiq, ada juga program Jelantah jadi Rupiah yang bisa dinikmati masyarakat. Ada mesih khusus yang disiapkan untuk menukar jelantah menjadi uang.

"Masyarakat tinggal membawa minyak jelantah, kemudian membuka aplikasi myPertamina, ada menu namanya sustainability corner," papar Taufiq.

"Nanti langsung discan, barkode di aplikasi tersebut ke mesin ini, nanti terbuka otomatis. Tinggal dituang ke dalam mesin, mesin akan memilah kualitas baik dan tidak. Yang kualitas baik dikonversi menjadi Rp 5.500 per liter, melalui LinkAja," pungkasnya.




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads