Seorang petani bernama Wa Indi (48) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris tewas usai digigit dan dililit ular piton sepanjang 6,5 meter. Insiden itu terjadi saat korban berjalan menuju kebunnya.
"Iya digigit kaki kirinya baru dililit sama itu ular," ujar keponakan korban Hijrah kepada detikcom, Rabu (18/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di kawasan hutan Desa Maligano, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna pada Selasa (17/2) pagi. Korban diserang secara tiba-tiba hingga terjatuh ke tanah dan tak berdaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kakinya digigit baru dia jatuh di tanah, setelah itu dililit badannya sampai pinggang," ujarnya.
Hijrah mengatakan korban berusaha menyelamatkan diri dengan parang yang dibawanya. Korban menebas ekor ular itu hingga melepaskan lilitannya.
"Dia terlepas itu ular karena ada parang dia pegang, dia potongkan ke bagian ekornya. Mungkin kesakitan baru dilepas," tuturnya.
Setelah berhasil melepaskan diri, korban langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar petani lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
"Dia teriak minta tolong, datang satu orang petani coba mau bunuh itu ular, tapi dia takut karena besar sekali," ungkap Hijrah.
Warga kemudian meminta bantuan ke kampung untuk menghadapi ular tersebut. Tak lama kemudian, sejumlah warga datang dan membunuh ular tersebut secara bersama-sama.
"Itu petani yang bantu dia telepon orang di kampung baru datang dibunuh ramai-ramai. Kalau panjangnya sekitar 6,5 meter pas diukur kemarin sebelum dijual," katanya.
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya kini dilaporkan membaik dan sudah diperbolehkan pulang.
"Tanteku langsung dibawa ke puskesmas dan mendapat perawatan. Sorenya sudah baikan dan keluar dari puskesmas," pungkasnya.
(hsr/sar)











































