Kata Ajudan soal Viral Rumah Jokowi Disebut 'Tembok Ratapan Solo'

Regional

Kata Ajudan soal Viral Rumah Jokowi Disebut 'Tembok Ratapan Solo'

Tara Wahyu NV - detikJogja
Senin, 16 Feb 2026 21:12 WIB
Suasana kediaman Presiden ke-7, Joko Widodo saat libur tahun baru Imlek.
Suasana kediaman Presiden ke-7, Joko Widodo saat libur tahun baru imlek, Senin (16/2/2026)/ Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Jogja -

Rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) viral usai ditag dengan sebutan Tembok Ratapan Solo di Google Maps. Ajudan Jokowi AKBP Syarif Fitriansyah mengimbau warga tak melakukan tindakan seperti peziarah tembok ratapan.

Dilansir detikJateng, tanda tersebut muncul tepat di atas lokasi rumah Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Selain di Google Maps, fenomena ini diperkuat dengan beredarnya video seorang pemuda yang beraksi seolah sedang meratap di depan gerbang rumah tersebut. Video itu salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @indopium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Senin (16/2/2026).

Syarif mengaku sudah mengetahui adanya penamaan unik tersebut di platform digital. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah bosnya sudah mengetahui hal tersebut atau belum.

ADVERTISEMENT

"Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya," katanya saat dihubungi, Senin (16/2/2026).

"Kalau saya biasa saja," ucapnya singkat.

Namun ia memastikan jika tak ada batasan untuk pengunjung ke rumah Jokowi.

"Tidak ada (pembatasan), tetap seperti biasa saja," ujar Syarif saat dihubungi awak media, Senin (16/2/2026).

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi "meratap" di pintu gerbang kediaman pribadi Jokowi. Syarif menyebut masih ada beberapa pengunjung yang mencoba melakukan aksi serupa hingga hari ini.

"Ya ada saja (yang meratap), kita imbau supaya tidak melakukan hal serupa," ujarnya.

Syarif menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan hunian pribadi, bukan tempat wisata religi atau monumen seperti yang dituliskan di platform digital.

"Karena di sini merupakan kediaman Bapak Joko Widodo dan Ibu Iriana, bukan Tembok Ratapan Solo," tegas Syarif.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads