- Berapa Isi Angpao Imlek? 1. Nominal Angpao untuk Anak-anak Kandung 2. Nominal Angpao untuk Orang yang Lebih Tua 3. Nominal Angpao untuk Generasi yang Lebih Muda 4. Nominal Angpao untuk Anak-anak Lain 5. Nominal Angpao untuk Karyawan
- Angka Angpao yang Bagus dan Bawa Keberuntungan 1. Angka Keberuntungan 8 2. Angka Keberuntungan 2 3. Angka Keberuntungan 6 4. Angka Keberuntungan 9
- Angka Angpao yang Perlu Dihindari karena Bawa Kesialan 1. Angka Sial 4 2. Angka Sial 3
- FAQ Apakah angka dalam angpao harus memperhatikan unsur keberuntungan? Angka apa yang sebaiknya dihindari saat memberi angpao? Apakah nominal angpao harus selalu besar agar dianggap baik?
Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, beberapa keluarga punya tradisi memberikan angpao satu sama lain sebagai bentuk tradisi sekaligus harapan agar meraih kemakmuran. Angpao berwarna merah ini biasanya diisi dengan nominal tertentu yang dihitung berdasarkan hoki atau kesialan. Lantas, berapa isi angpao Imlek yang bagus, ya?
Menurut KBBI, pengertian angpao atau angpau adalah uang yang diberikan kepada anak-anak kecil, orang yang belum menikah, atau orang tua (oleh anak-anak yang telah menikah) pada Hari Raya Imlek. Biasanya dibungkus kertas merah, diberikan dengan harapan bahwa penerima angpao akan mendapatkan keberuntungan dan bernasib baik sepanjang tahun baru.
Beberapa orang memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan nominal angpao yang bakal diberikan kepada sanak saudara, kerabat, atau anggota keluarga lainnya. Termasuk mempertimbangkan adanya angka-angka yang mampu membawa keberuntungan atau justru sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, buat kamu yang penasaran dengan jumlah nominal angpao yang baik dan bagus untuk dipilih, simak penjelasannya berikut ini, ya. Ada juga beberapa angka yang perlu dihindari karena dianggap bawa kesialan, lho!
Poin Utamanya:
- Nominal angpao bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang mana semakin dekat dengan penerima, biasanya nominal yang diberikan semakin besar.
- Angka 8 dianggap paling membawa keberuntungan karena bunyinya mirip dengan kata 'kaya'. Selain itu, angka 2, 6, dan 9 juga dinilai membawa harmoni, kelancaran, dan keabadian, sehingga sering dipilih sebagai nominal angpao.
- Angka 4 Dihindari karena pelafalannya mirip dengan kata 'kematian', sedangkan angka 3 dikaitkan dengan makna 'perpisahan'. Oleh karena itu, banyak orang menghindari nominal yang mengandung angka tersebut saat memberi angpao.
Berapa Isi Angpao Imlek?
Untuk jumlah nominal angpao yang diberikan pada perayaan Imlek, setiap orang tentu punya pertimbangan masing-masing. Beberapa orang mungkin saja melihat kedekatan dengan penerima. Tidak sedikit juga yang mempertimbangkan tentang baik-buruknya angka yang akan diberikan sebagai nominal angpao.
Menurut China Highlights, ada gambaran nominal angpao yang bisa dijadikan sebagai gambaran. Nominal angpao Imlek dibagi atas hubungan yang terjalin dengan si penerima. Dikatakan semakin dekat hubungan kamu, maka uang yang diberikan juga lebih banyak. Begitu juga sebaliknya, semakin jauh hubungan kamu dengan si penerima, maka uang yang diberikan juga bisa disesuaikan.
Setidaknya pemberian uang dalam angpao Imlek terbagi untuk anak-anak kandung, orang yang lebih tua, generasi yang lebih muda, anak-anak lain, sampai karyawan. Berikut rinciannya yang dikonversikan dari mata uang yuan (China) ke rupiah (Indonesia). Untuk dicatat, nominal di bawah ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung nilai tukar yuan dan rupiah yang sedang berlaku.
1. Nominal Angpao untuk Anak-anak Kandung
Khusus anak-anak kandung, nominal angpao yang bisa disiapkan mulai dari 100 yuan atau Rp 243 ribu. Namun, nominal ini masih bisa disesuaikan dengan pertimbangan kemampuan atau hal-hal lainnya.
2. Nominal Angpao untuk Orang yang Lebih Tua
Kemudian untuk orang yang lebih tua, nominal yang diberikan semakin besar. Bahkan berkali-kali lipat dibandingkan dengan anak sendiri. Umumnya, angpao untuk orang tua, kakek, atau nenek berkisar antara 500-2.000 yuan atau Rp 1,2 juta sampai Rp 4,8 juta.
3. Nominal Angpao untuk Generasi yang Lebih Muda
Apabila memiliki sanak saudara atau kerabat dengan usia lebih muda, belum berpenghasilan, atau belum menikah, ada nominal tertentu yang bisa disiapkan untuk diselipkan ke dalam angpao. Biasanya jumlah nominal yang diberikan untuk generasi yang lebih muda ada di antara 50-200 yuan.
Apabila dikonversikan ke rupiah, nominal tadi berkisar Rp 121 ribu sampai Rp 487 ribu. Nominal ini masih bisa disesuaikan dengan pertimbangan lainnya.
4. Nominal Angpao untuk Anak-anak Lain
Saat berkunjung ke rumah kenalan atau sebaliknya, kenalan berkunjung ke rumah kamu, terkadang ada momen bertemu dengan anak-anak mereka. Pada perayaan Imlek, angpao tidak hanya diberikan kepada keluarga atau orang terdekat saja.
Beberapa orang juga turut memberikannya kepada anak-anak kenalannya. Mengingat hubungan yang terjalin tidak terlalu dekat, maka nominalnya juga cenderung tidak sebanyak anggota keluarga lainnya.
Nominal angpao untuk anak-anak kenalan berkisar antara 20-50 yuan saja. Apabila dikonversikan ke mata uang kita, maka sekitar Rp 48 ribu sampai Rp 121 ribu.
5. Nominal Angpao untuk Karyawan
Sebagai pemilik usaha atau bisnis yang memiliki karyawan, momen Imlek menjadi waktu yang bisa diisi dengan pemberian angpao. Mengingat selama ini mereka sudah berkontribusi secara langsung terhadap usaha yang kamu jalankan.
Nominal angpao yang bisa diberikan kepada karyawan bisa dimulai dari 100 yuan sampai dengan 1.000 yuan, tergantung pertimbangan masa kerja, perkembangan usaha, dan lain sebagainya. Nominal tadi berkisar antara Rp 234 ribu sampai Rp 2,4 juta.
Angka Angpao yang Bagus dan Bawa Keberuntungan
Dalam memberikan angpao, beberapa orang mungkin akan mempertimbangkan hoki atau keberuntungan. Sebab, dalam budaya masyarakat Tionghoa, angka tertentu dianggap mampu memberikan keberuntungan.
Angka keberuntungan yang dimaksud bisa dilihat dari masing-masing tanda shio atau bahkan secara umum. Mengutip dari Almanac, setiap shio punya angka keberuntungan yang mungkin bisa dijadikan sebagai pertimbangan nominal untuk diberikan kepada orang lain selama perayaan Tahun Baru Imlek. Berikut rincian lengkapnya:
- Shio Tikus: angka keberuntungan 2, 3, dan 9
- Shio Kerbau: angka keberuntungan 1, 4, dan 6
- Shio Harimau: angka keberuntungan 1, 3, dan 4
- Shio Kelinci: angka keberuntungan 3, 4, dan 6
- Shio Naga: angka keberuntungan 1, 7, dan 9
- Shio Ular: angka keberuntungan 2, 8, dan 9
- Shio Kuda: angka keberuntungan 2, 3, dan 7
- Shio Kambing: angka keberuntungan 2, 7, dam 8
- Shio Monyet: angka keberuntungan 4, 5, dan 7
- Shio Ayam Jantan: angka keberuntungan 5, 7, dan 8
- Shio Anjing: angka keberuntungan 3, 4, dan 9
- Shio Babi: angka keberuntungan 2, 5, dan 8
Sementara itu, ada juga angka-angka lain yang dianggap mampu membawa hoki dalam budaya masyarakat Tionghoa. Masih mengacu pada laman China Highlights, angka 8 dianggap sebagai angka paling beruntung di Tiongkok. Kemudian ada angka 2, 6, dan 9 yang juga dinilai mampu membawa keberuntungan. Mengapa? Ini penjelasannya.
1. Angka Keberuntungan 8
Pertama, ada angka 8 yang dianggap sebagai angka paling beruntung bagi masyarakat Tionghoa. Hal ini dikarenakan angka 8 dalam bahasa Mandarin diucapkan sebagai 'ba'. Pengucapan ini mirip dengan 'fa' seperti 'facai' yang berarti kaya raya atau menjadi kaya dalam waktu singkat. Tak heran, angka 8 selalu erat kaitannya sebagai simbol kekayaan, sehingga banyak disukai oleh masyarakat Tionghoa.
2. Angka Keberuntungan 2
Ada juga angka 2 yang tak kalah bawa hoki bagi masyarakat Tionghoa. Angka 2 dianggap sebagai angka yang mampu menciptakan keseimbangan atau harmoni dalam hidup ini. Terlebih lagi masyarakat Tionghoa juga cukup menyukai angka-angka genap. Angka 2 dalam bahasa Mandarin disebut 'er' atau 'liang' yang dianggap mampu membuat banyak hal baik berdatangan.
3. Angka Keberuntungan 6
Selanjutnya, ada angka genap lainnya yaitu 6. Dalam bahasa Mandarin angka 6 berbunyi 'liu' yang pengucapannya mirip seperti mengalir. Hal ini kerap dikaitkan dengan simbol kemajuan yang mampu membawa kelancaran dalam hidup ini. Angka 6 juga tidak terlepas dari simbol berkecukupan.
4. Angka Keberuntungan 9
Kalau sebelumnya ada angka-angka genap, kali ini juga ada angka ganjil berupa 9. Angka 9 punya pengucapan 'jiu' yang mirip dengan kata abadi dalam bahasa Mandarin. Angka 9 juga dianggap sebagai simbol yang melambangkan kesempurnaan.
Angka Angpao yang Perlu Dihindari karena Bawa Kesialan
Ada angka-angka yang dianggap mampu membawa keberuntungan, kali ini juga terdapat angka yang justru mengandung makna sebaliknya. Ada angka-angka tertentu yang dianggap perlu dihindari karena membawa sial.
Masih mengacu dari laman China Highlights, angka yang dimaksud adalah 4 dan 3. Dalam budaya masyarakat Tionghoa dua angka tersebut perlu dihindari karena dikenal membawa kesialan. Berikut alasannya.
1. Angka Sial 4
Angka 4 dikenal sebagai salah satu angka tersial. Sebab, dalam bahasa Mandarin angka 4 punya rima yang mirip dengan kata kematian. Tak ayal, angka 4 bahkan akan sangat dihindari dalam aspek kehidupan tertentu. Misalnya saja lift yang tidak memiliki angka 4 atau bahkan jumlah uang tunai yang diselipkan dalam angpao sebisa mungkin tidak mengandung angka ini.
2. Angka Sial 3
Berbeda dengan angka 4 yang mirip dengan kata berarti kematian, angka 3 justru dikenal identik dengan perpisahan. Ini dikarenakan angka 3 berbunyi 'san' yang dalam bahasa Mandarin mirip dengan kata yang memiliki makna 'berpisah'. Inilah yang membuat angka 3 jarang sekali dijumpai dalam situasi sosial, termasuk memberikan hadiah atau nominal uang tunai yang melibatkan angka tersebut.
Terlepas dari gambaran isi angpao Imlek yang sudah diuraikan sebelumnya, jumlah nominal bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing orang. Kemudian tentang angka bawa hoki atau kesialan bisa kembali pada kepercayaan masing-masing. Semoga bermanfaat!
FAQ
Apakah angka dalam angpao harus memperhatikan unsur keberuntungan?
Banyak orang mempertimbangkan angka hoki. Angka 8 paling populer karena bunyinya mirip 'fa' (kemakmuran). Selain itu, angka 2, 6, dan 9 juga dianggap membawa keseimbangan, kelancaran, dan keabadian. Tak jarang nominal dibuat berakhiran angka-angka tersebut.
Angka apa yang sebaiknya dihindari saat memberi angpao?
Angka 4 sangat dihindari karena pengucapannya mirip dengan kata 'kematian'. Angka 3 juga kurang disukai karena identik dengan makna perpisahan. Oleh karena itu, nominal yang mengandung angka tersebut biasanya dihindari dalam budaya Tionghoa.
Apakah nominal angpao harus selalu besar agar dianggap baik?
Esensi angpao adalah berbagi rezeki dan doa baik di Tahun Baru Imlek, bukan soal besar kecilnya uang. Nominal dapat disesuaikan kemampuan, yang terpenting adalah niat baik serta pemilihan angka yang membawa makna positif.
