- 15 Puisi Romantis untuk Pacar di Hari Valentine 1. Maukan Engkau Menjadi Hujan - Nailiya Nikmah 2. Telah Satu - WS Rendra 3. Optimisme - WS Rendra 4. Seluruhmu - Edelweis Siti Hauradzakiyah 5. Bahagia - Seli Rahayu 6. Arti Bidadari - Aji Roya Nugroho 7. Bukti Hati - Aji Roya Nugroho 8. Demi Cinta - Aji Roya Nugroho 9. Denganmu - Aji Roya Nugroho 10. Jika Kau Minta Sebab - Aji Roya Nugroho 11. Ksatria Hati - Aji Roya Nugroho 12. Namamu Abadi - Aji Roya Nugroho 13. Partikel - Aji Roya Nugroho 14. Sebenarnya Tak Perlu Lagu - Aji Roya Nugroho 15. Tak Akan Kau Luka - Aji Roya Nugroho
Hari Valentine merupakan waktu yang tepat untuk seseorang menunjukkan kasih sayangnya, terutama kepada pacar. Adapun salah satu kado romantis yang bisa kamu berikan untuk pasanganmu adalah puisi cinta.
Memberikan puisi cinta untuk pasangan bisa jadi kado yang pas untuk pasangan kamu yang love language-nya word of affirmation. Puisi cinta akan menjadi kado yang menyentuh hati pasanganmu dan tentunya meninggalkan kesan.
Buat detikers yang ingin memberikan puisi romantis untuk pacar, sederet puisi ini bisa jadi referensi kamu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
15 Puisi Romantis untuk Pacar di Hari Valentine
Berikut ini 15 puisi romantis yang dikutip dari buku berjudul "Entah Bagaimana Tetiba Aku Mencintaimu" karya Nailiya Nikmah, "Antologi Puisi Pelangi Rasa" oleh Imam Sholihin, "Puisi-puisi Cinta" oleh W.S. Rendra, dan "Love The Way You Are" oleh Aji Royan Nugroho.
1. Maukan Engkau Menjadi Hujan - Nailiya Nikmah
Maukah engkau menjadi hujan
Sebab hanya rintiknya yang mampu
Sembunyikan rinduku
Setelah tiba saatnya
Kita benar-benar berpisah
Maukah engkau menjadi hujan
Sebab hanya luruhnya yang kuasa
Mengubah sedu sedanku menjadi teka-teki
Setelah nanti mimpiku menjadi nyata
Maukah engkau menjadi hujan
Yang turun setiap aku sebut namamu
Menyirami seluruh langkahku
Saat kelak tak dapat lagi kubendung sepi
2. Telah Satu - WS Rendra
Gelisahmu adalah gelisahku
Berjalanlah kita bergandengan
Dalam hidup yang nyata
Dan kita cintai
Lama kita saling bertatap mata
Dan makin mengerti
Tak lagi bisa dipisahkan
Engkau adalah peniti
Yang telah disematkan
Aku adalah kapal
Yang telah berlabuh dan ditambatkan
Kita berdua adalah lava
Yang tak bisa lagi diuraikan
3. Optimisme - WS Rendra
Cinta kita berdua
Adalah istana dari porselen
Angin telah membawa kedamaian
Membelitkan kita dalam pelukan
Bumi telah memberi kekuatan
Karena kita telah melangkah
dengan ketegasan
Muraiku,
Hati kita berdua
Adalah Pelangi selusin warna
4. Seluruhmu - Edelweis Siti Hauradzakiyah
Sore ini,
Hujan mengetuk atap rumahku
Menebarkan bau petrikor, mengusung sendu
Hawa dingin turut menyerbu menusuk raga, terancam pilu
Senyummu, dirimu, dan seluruhmu
Berdesakkan memenuhi ruang, menyulut rindu
Barangkali kau adalah hujan yang bergemuruh
Akan kubiarkan seluruhku kuyup
Hingga tak berpeluh
Barangkali kau adalah serayu tak terkira
Akan kubiarkan seluruhku terhempas
Hingga penuh luka
Seluruhmu adalah cinta yang menjelma menjadi kata
Lalu kususun dengan sempurna
5. Bahagia - Seli Rahayu
Akan sangat bahagia
Aku dan kamu bersama
Tak perlu mewah
Kita ciptakan cinta yang megah
Kita ciptakan syair syair cinta
Kita nyanyikan lagu lagu bahagia
Kita nikmati indahnya senja
Kita saling menggenggam
Dalam gelap malam
Dalam dingin hujan
Kita rayakan bersama
Kasih, bersamamu aku bahagia
Dengan kesederhanaan
Dengan tulus cinta
Terus rajut bahagia
Bersama ku tentunya
6. Arti Bidadari - Aji Roya Nugroho
Kita memulai perjalanan untuk menyaksikan senja
Dan dengan mata aku menatap puncak keindahan senyummu
Melalui hati kumerasakan lembut sikapmu
Terus terang saja aku pernah bercerita tentang sajak cinta
Kemudian kau adalah wanita penuh rasa
Bukti itu sudah ada
Ketika pertama kali kau langsung menyebut nama
Jika aku adalah seorang pemuja
Engkau penulis madah berwajah bidadari
Yang disadur lembut tatapmu dari embun pagi
7. Bukti Hati - Aji Roya Nugroho
Aku terus mencoba
Meluluh lantahkan hatimu
Ketakutanku pada diri sendiri
Kali ini aku lebih berhati-hati
Agar tak patah hati
Kamu sesosok bidadari
Selalu membawa tawa
Kenapa terus tersipu malu
Untuk memberikan bentuk cinta
Dengan bukti-bukti mencintai
Memberi hati dan sesuatu
Tentu saja untuk buatmu bahagia
8. Demi Cinta - Aji Roya Nugroho
Aku selalu berterima kasih kepada Tuhan
Telah menciptakan satu hati kepada insan
Untuk dilengkapi yang disempurnakan perasaan
Keduanya saling mengisi
Hati selalu mencari kata damai
Hati selalu rindu makna cinta
Hati selalu tumbuh kasih sayang
Teruntuk cinta...
Semua kata indah menjadi doa
Dilakukan ketulusan tanpa alasan
Dijalani kepastian tanpa rasa berkorban
Seperti dulu terus begitu
Demi cinta aku dan kamu
Bertemu di dunia
9. Denganmu - Aji Roya Nugroho
Denganmu aku bisa terus membaca
Denganmu setiap hari menjadi lebih berarti
Denganmu aku belajar untuk memberi
Denganmu aku mengenal semesta agar peka
Denganmu kugunakan hati untuk kepentingan nurani
Denganmu aku sanggup untuk meredam bentuk emosi
Denganmu saat kuteteskan airmata menjadi berharga
Denganmu semua yang kulakukan menjadi doa
Denganmu aku lebih mendengar keluh kesah manusia
Denganmu aku sabar akan keadaan untuk menerima
Denganmu aku lirih untuk berbicara
Denganmu aku mengenal makhluk Tuhan bernama cinta
10. Jika Kau Minta Sebab - Aji Roya Nugroho
Tak ada alasan kenapa aku mencintaimu kasih
Kalaupun engkau minta karena
Bolehkah aku meminjam air laut sebagai tinta
Untuk kutuliskan kepada luas langit
Tapi itu percuma tak akan cukup untuk menjawabnya
Aku butuhkan hanya satu kepastian
Memang banyak luput manusia sekarang
Ketika bumi yang dihuni sedang menangis
Mereka mencari yang puncak hanya administratif materi
Non materi ditidur lelapkan
Padahal yang dibutuhkan pertama cinta, damai, dan kemesraan
Dunia akan senyum melihatmu
Jika semua hati tak saling benci
Setiap hari matahari masih akan bersinar dengan cinta
11. Ksatria Hati - Aji Roya Nugroho
Aku tak bisa menunjukkan cintaku dengan suasana mewah
Namun ku juga paham untuk menunjukkan caraku membangun cinta begitu megah
Sempurnanya cinta ketika kedua sejoli saling mengikat rasa
Dan cinta selalu tumbuh
Ketika hati terkena tetesan rayuan
Biar tak ada yang terluka
Aku juga mengambil jarak
Untuk menarik perasaanku padamu dari bulan lalu
Ku berdoa jika kau berdua tetap bersama
Jangan keluhkan aku kekasih
Sementara sendiri dan tetap berjuang demi cinta
12. Namamu Abadi - Aji Roya Nugroho
Aku terus mencoba
Meneteskan cinta pada hatimu
Agar semakin lama sejuk yang kau rasa
Inginku menyibak sekumpulan awan sore
Ketika hatimu sudah lelah
Yang setiap hari aku bertanya
Apakah kau sudah mulai meleleh
Jika ku kasih kata manis
Walau waktu sudah berlalu
Aku masih padamu
Memahat hatimu di setiap doaku
Kelak namamu akan abadi
Pada pemuja cinta berhati
13. Partikel - Aji Roya Nugroho
Kekasih, jika aku bertanya partikel yang paling tak tampak
Dan kamu menjawab salah satu unsur alam angin
Maka aku akan menemui lewat doaku saat malam terjaga
Kekasih, jika aku bertanya partikel paling lembut
Dan kamu menjawab salah satu unsur alam air
Maka aku akan menjernihkan hatimu ketika fajar menjelma
Kekasih, jika aku bertanya partikel paling pasrah
Dan kamu menjawab salah satu unsur alam tanah
Maka aku akan merendah di hadapan cintamu
Kekasih, jika aku bertanya partikel paling berani
Dan kamu menjawab salah satu unsur alam api
Maka aku akan sungguh mengejar memilikimu
14. Sebenarnya Tak Perlu Lagu - Aji Roya Nugroho
Sebenarnya tak perlu lagu,
Apalagi puisiku
Untuk menceritakan cantikmu
Untuk mencurhatkan manismu
Aku mulai bisa mengartikan
Mencoba pada level tafsiran
Atas semua bentuk kerinduan
Walau kadang hati begitu menghujam
Jika laksana,
Engkau embun sahaja
Aku menantimu
Pada lantunan doa
15. Tak Akan Kau Luka - Aji Roya Nugroho
Jika engkau menangis,
Aku tak siap untuk menampung semua air matamu
Sanggupku hanya mengembalikan
Senyum sehabis tangis
Kalau engkau kecewa
Aku hanyut dalam laramu
Yang nestapa dikau
Membuatku jatuh dalam kesedihan
Besok engkau akan ketawa denganku
Karena aku sudah lulus dari tugas Tuhan
Mengembalikan ciptaan sempurnanya,
Lewat senyum manismu
Demikian itulah 15 puisi cinta untuk pacar di Hari Valentine. Kini kalian bisa mengungkapkan perasaan sayang dengan cara yang tidak membosankan lagi. Selamat mencoba ya, Dab!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(par/apl)












































Komentar Terbanyak
Kata Gerindra soal Juri Lomba Cerdas Cermat MPR: Harusnya Minta Maaf ke Ocha
Desil 5 DTSEN Dapat Bantuan Apa Saja? Ini Penjelasan dan Cara Ceknya
11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem Sleman