Ressa Rizky Pengin Dapat Pengakuan Anak Kandung Langsung dari Denada

Seleb

Ressa Rizky Pengin Dapat Pengakuan Anak Kandung Langsung dari Denada

Pingkan Anggraini - detikJogja
Minggu, 01 Feb 2026 15:33 WIB
Ressa Rizky Pengin Dapat Pengakuan Anak Kandung Langsung dari Denada
Ressa bersama ibu angkatnya, Ratih saat memberikan pengakuan tentang gugatannya terhadap Denada. Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Jogja -

Ressa Rizky Rossano (24), pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang menggugat penyanyi Denada Tambunan ingin supaya sang penyanyi mengakui dirinya sebagai anak kandungnya. Ressa merespons ucapan kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, yang menyebut kliennya tak hanya mengakui Ressa sebagai anak, namun juga membiayai serta memfasilitasi.

Dilansir detikHOT, Ressa mengaku tidak puas dengan tawaran yang diajukan karena baru diucapkan oleh pihak kuasa hukum. Ia menginginkan Denada langsung yang mengucapkan jika dia adalah anak kandungnya.

"Saya maunya pengakuan itu tidak melalui kuasa hukum. Tapi dari Mbak Dena sendiri," kata Ressa saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga meminta supaya ibu dari Shakira Aurum itu membuat pengakuan secara tertulis. Setelah itu, baru diserahkan kepada kuasa hukum masing-masing.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Denada melalui kuasa hukum Muhammad Iqbal, mengakui Ressa adalah anaknya. Mereka mengklaim sudah membiayai dan memfasilitasi Ressa termasuk urusan pendidikan.

Muhammad Iqbal juga menyatakan sebenarnya Denada tak pernah menyangkal Ressa adalah anaknya. Hanya saja, sejak kemunculan Ressa ke publik, Denada tidak menyampaikan hal apa pun dan membuat publik berasumsi.

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyebut Denada sengaja mengambil langkah tutup mulut demi menghormati proses hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Selama masa mediasi, Denada berharap suasana tenang agar kedua belah pihak bisa saling introspeksi diri tanpa tekanan.

"Memang dalam mediasi saya mengutamakan untuk masa tenang gitu Mas. Kepenginnya para pihak ini introspeksi diri, terus timbul inisiatif untuk saling berkomunikasi sehingga ketemu titik damainya," kata Muhammad Iqbal dalam keterangannya melalui Zoom, Jumat (30/1).




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads