Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Bantah Tudingan Telantarkan

Seleb

Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Bantah Tudingan Telantarkan

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikJogja
Jumat, 30 Jan 2026 15:00 WIB
Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Bantah Tudingan Telantarkan
Ressa bersama ibu angkatnya, Ratih saat memberikan pengakuan tentang gugatannya terhadap Denada. Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Jogja -

Ressa Rizky Rosano menggugat penyanyi Denada karena menganggap ditelantarkan sebagai anak. Denada, melalui kuasa hukumnya mengakui jika Ressa merupakan anaknya. Dia juga membantah tudingan soal menelantarkan.

"Masalah mengakui atau tidak itu gini, saya garis bawahi ya masalah anak ini. Mbak Denada ini bukan sekadar diakui atau ndak. Mas Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana ya sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun, kok tiba-tiba ada gugatan ini, ya juga aneh," ungkap pengacara Denada, Muhammad Iqbal dalam wawacara virtual, Kamis (29/1/2026) malam dikutip dari detikHot.

Dia kembali menegaskan Denada mengakui Ressa adalah anaknya. "Iya, tadi dibilang bukan hanya sekadar mengakui," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal juga menanggapi terkait curhat Ressa yang pernah bekerja sopir Denada dengan gaji Rp 2,5 juta. Menurutnya, hal tersebut bukan bentuk penelantaran.

ADVERTISEMENT

"Kita ambil segi positif ya, itu pendidikan untuk anak supaya anak ini tidak manja. Gaji Rp 2,5 juta di Banyuwangi besar tuh. Supaya dia tidak manja cuma minta nodong gini ke orang tua kan ya ndak enak lah," jelas Muhammad Iqbal.

Menurutnya, saat ini Denada belum muncul secara langsung karena tidak ingin memanaskan suasana.

"Saat masa-masa kemarin itu kan masa mediasi. Seharusnya kita tenang, cooling down-lah intinya. Supaya nanti kita sambil berpikir introspeksi diri juga. Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos apa semua, ya seharusnya ya jangan," kata dia.

"Makanya pihak Mbak Denada ini ndak keluar statement apa pun kemarin pada saat masa-masa mediasi. Tujuannya itu ke arah sana. Namun, penggugat yang malah membuat gaduh, podcast sana-sini, ngomong gini-gini ndak sesuai fakta bagi kita," tutupnya.




(afn/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads