Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Sleman, DIY, pada Sabtu (31/1) siang hingga malam. Akibatnya, puluhan rumah mengalami kerusakan, sejumlah fasilitas umum terdampak, kendaran rusak, hingga menyebabkan empat orang warga luka-luka.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem ini melanda sejak pukul 14.00 WIB. Dampak kerusakan paling banyak dilaporkan terjadi di wilayah Kapanewon Kalasan dan Ngemplak.
"Berdasarkan update data malam tadi hingga pukul 19.00 WIB, dampak hujan angin ini memicu kerusakan di puluhan titik. Di Tirtomartani, Kalasan, dilaporkan ada empat orang warga mengalami luka ringan," kata Bambang saat dihubungi wartawan, Minggu (1/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang merinci, Kapanewon Kalasan menjadi wilayah paling terdampak paling parah. Total puluhan titik kerusakan yang tersebar di beberapa kalurahan meliputi Selomartani 40 titik kerusakan. Rinciannya 46 pohon tumbang, 19 rumah rusak, 4 fasilitas pendidikan, serta gangguan jaringan listrik dan internet. Di Purwomartani dilaporkan terdapat 1 titik pohon tumbang.
Kemudian di Tamanmartani terdapat 21 titik kerusakan dengan rincian 17 rumah rusak ringan dan 7 pohon tumbang. Di Kalurahan Tirtomartani terdapat 13 titik kerusakan dengan 11 pohon tumbang, 7 rumah rusak, 1 mobil rusak, dan 4 korban luka ringan.
Penampakan dampak hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Sleman. Foto diunggah Minggu (1/2/2026). Foto: dok. BPBD Sleman |
Di Kapanewon Ngemplak, dilaporkan dampak hujan angin di Kalurahan Bimomartani sebanyak 10 titik kerusakan. Rinciannya 7 pohon tumbang, 8 rumah rusak, dan 1 tempat usaha. Di Kalurahan Sindumartani terdapat 6 titik kerusakan dengan rincian 29 pohon tumbang dan 4 rumah rusak.
Bambang mengatakan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Sleman, TNI, POLRI, relawan, hingga warga setempat telah terjun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat.
"Personel sudah di lokasi untuk asesmen dan melakukan pembersihan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan atau menimpa jaringan listrik. Bantuan darurat juga mulai didistribusikan ke warga terdampak," pungkasnya.

