PSIM Jogja mencatatkan hasil kurang baik di 3 laga awal Super League 2026/2027. Pelatih Laskar Mataram, Jean-Paul van Gastel, mengomentari jeda kompetisi selama dua pekan yang bakal mereka lakoni.
"Saya tidak tahu apakah jeda kompetisi ini bernilai positif atau negatif. Bisa dikatakan jika Anda sedang dalam tren kemenangan, jeda ini adalah kerugian," ujar Van Gastel kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).
"Namun jika Anda sedang dalam tren buruk, jeda ini bisa menjadi keuntungan," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van Gastel mengatakan pengaruh jeda terhadap performa tim sulit diprediksi. Namun, menurutnya jeda kompetisi ini bisa memberikan waktu bagi pemain dan staf untuk memulihkan kondisi.
"Sangat susah memprediksi dampaknya pada tim. Saya rasa kami bisa memanfaatkan jeda kecil ini agar pemain dan staf dapat beristirahat secara fisik maupun mental sebelum melanjutkan kompetisi. Ini adalah jeda FIFA, jadi wajar memiliki jeda seperti ini," katanya.
Diketahui, PSIM saat ini mengoleksi satu poin dari dua pertandingan. Ze Valente dan kolega sebelumnya bermain imbang sekali dan menelan dua kekalahan.
PSIM baru mencatatkan sekali imbang kala menjamu Persita Tangerang dengan skor 1-1 (6/9). Adapun mereka takluk di kandang Persebaya Surabaya 0-1 (13/9) dan Madura United 1-2 (18/9).
Saat ini PSIM masih berkutat di papan bawah klasemen sementara di posisi 14 dengan koleksi satu poin.
