Kakek di Ngawen Gunungkidul Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar

Kakek di Ngawen Gunungkidul Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 23 Sep 2026 19:05 WIB
Polisi saat menunjukkan lokasi kakek yang tewas terbakar di ladang daerah Tempuran Wetan, Kampung, Ngawen, Gunungkidul.
Polisi saat menunjukkan lokasi kakek yang tewas terbakar di ladang daerah Tempuran Wetan, Kampung, Ngawen, Gunungkidul. Foto: Dok. Polsek Ngawen
Gunungkidul -

Seorang kakek ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka bakar di ladang daerah Tempuran Wetan, Kampung, Ngawen, Gunungkidul. Polisi menduga penyebabnya karena korban hendak mencegah kobaran api meluas namun malah berujung terbakar.

"Seorang pria ditemukan dalam keadaan terlentang dan berada di atas rumput dan ranting-ranting bekas terbakar di ladang Tempuran Wetan," kata Kapolsek Ngawen, AKP Arif Heriyanto saat dihubungi detikJogja, Rabu (23/9/2026).

Adapun pria tersebut berinisial M (72), warga Tempuran Kulon, Kampung, Ngawen. Arif melanjutkan, kejadian bermula saat M pergi ke ladang sejak pagi tadi. Namun, memasuki pukul 12.00 WIB M tidak kunjung pulang ke rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu istri korban meminta tolong tetangganya untuk mencari korban di tegalan (ladang) yang berlokasi di Tempuran Wetan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Warga lalu melakukan pencarian terhadap M di ladang daerah Tempuran Wetan. Alhasil, warga menemukan M sudah tergeletak di atas tanah

"Sampai di lokasi, warga mendapati korban sudah dalam keadaan telentang berada di atas rumput dan ranting-ranting bekas terbakar," ucapnya.

Selain itu, terdapat pula luka bakar pada tubuh M. Lebih lanjut, karena M tidak kunjung bergerak maupun merespons akhirnya warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngawen dan berlanjut ke Puskesmas Ngawen.

"Setelah dicek medis, korban sudah meninggal dunia. Selain itu, berdasarkan pemeriksaan medis korban mengalami luka bakar di kedua kaki dan punggungnya melepuh akibat luka bakar," katanya.

Terkait penyebab M meninggal dunia, Arif menduga korban ke ladang untuk membakar ranting. Namun, api pembakaran ranting merembet dan korban berusaha memadamkannya.

"Dimungkinkan bakar tegalan milik sendiri dan api takut meluas kemana-mana. Lalu kemungkinan korban berusaha memadamkan dan terjatuh, karena usia korban juga terbilang sudah sepuh (tua)," ujarnya.



(alg/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads