- Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 1 Februari 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 1 Februari 2026 Bacaan I Zef. 2:3; 3:12-13 Bacaan Mazmur Mzm. 146:1,7,8-9a,9bc-10 Bacaan II 1Kor. 1:26-31 Bacaan Injil Mat. 5:1-12a Bacaan Ofisi Kej 27:1-29 Renungan Harian Katolik Minggu 1 Februari 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 1 Februari 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 1 Februari 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 1 Februari 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 1 Februari 2026 merupakan hari Minggu biasa IV dengan peringatan kisah Santa Brigida, Biarawati; dan Santo Severus, Uskup. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah hijau.
Mengangkat tema tentang ucapan bahagia, mari simak renungan Katolik hari Minggu, 1 Februari 2026 yang dihimpun dari buku "Fourth Sunday in Ordinary Time" oleh Dani M JimΓ©nez via laman US Catholic. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 1 Februari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 1 Februari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 1 Februari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Zef. 2:3; 3:12-13; dilanjut Mazmur Mzm. 146:1,7,8-9a,9bc-10; kemudian 1Kor. 1:26-31 bacaan Injil Mat. 5:1-12a; dan bacaan ofisi Kej 27:1-29. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I Zef. 2:3; 3:12-13
- Zef 2:3 Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.
- Zef 3:12 Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN,
- Zef 3:13 yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya."
Bacaan Mazmur Mzm. 146:1,7,8-9a,9bc-10
- Mzm 146:1 Haleluya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
- Mzm 146:7 yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung,
- Mzm 146:8 TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.
- Mzm 146:9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
- Mzm 146:9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
- Mzm 146:10 TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Haleluya!
Bacaan II 1Kor. 1:26-31
- 1Kor 1:26 Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
- 1Kor 1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
- 1Kor 1:28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
- 1Kor 1:29 supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
- 1Kor 1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.
- 1Kor 1:31 Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
Bacaan Injil Mat. 5:1-12a
- Mat 5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
- Mat 5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
- Mat 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
- Mat 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
- Mat 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
- Mat 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
- Mat 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
- Mat 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
- Mat 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
- Mat 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
- Mat 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
- Mat 5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
Bacaan Ofisi Kej 27:1-29
- Kej 27:1 Ketika Ishak sudah tua, dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak dapat melihat lagi, dipanggilnyalah Esau, anak sulungnya, serta berkata kepadanya: "Anakku." Sahut Esau: "Ya, bapa."
- Kej 27:2 Berkatalah Ishak: "Lihat, aku sudah tua, aku tidak tahu bila hari kematianku.
- Kej 27:3 Maka sekarang, ambillah senjatamu, tabung panah dan busurmu, pergilah ke padang dan burulah bagiku seekor binatang;
- Kej 27:4 olahlah bagiku makanan yang enak, seperti yang kugemari, sesudah itu bawalah kepadaku, supaya kumakan, agar aku memberkati engkau, sebelum aku mati."
- Kej 27:5 Tetapi Ribka mendengarkannya, ketika Ishak berkata kepada Esau, anaknya. Setelah Esau pergi ke padang memburu seekor binatang untuk dibawanya kepada ayahnya,
- Kej 27:6 berkatalah Ribka kepada Yakub, anaknya: "Telah kudengar ayahmu berkata kepada Esau, kakakmu:
- Kej 27:7 Bawalah bagiku seekor binatang buruan dan olahlah bagiku makanan yang enak, supaya kumakan, dan supaya aku memberkati engkau di hadapan TUHAN, sebelum aku mati.
- Kej 27:8 Maka sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu.
- Kej 27:9 Pergilah ke tempat kambing domba kita, ambillah dari sana dua anak kambing yang baik, maka aku akan mengolahnya menjadi makanan yang enak bagi ayahmu, seperti yang digemarinya.
- Kej 27:10 Bawalah itu kepada ayahmu, supaya dimakannya, agar dia memberkati engkau, sebelum ia mati."
- Kej 27:11 Lalu kata Yakub kepada Ribka, ibunya: "Tetapi Esau, kakakku, adalah seorang yang berbulu badannya, sedang aku ini kulitku licin.
- Kej 27:12 Mungkin ayahku akan meraba aku; maka nanti ia akan menyangka bahwa aku mau memperolok-olokkan dia; dengan demikian aku akan mendatangkan kutuk atas diriku dan bukan berkat."
- Kej 27:13 Tetapi ibunya berkata kepadanya: "Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu."
- Kej 27:14 Lalu ia pergi mengambil kambing-kambing itu dan membawanya kepada ibunya; sesudah itu ibunya mengolah makanan yang enak, seperti yang digemari ayahnya.
- Kej 27:15 Kemudian Ribka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, anak sulungnya, pakaian yang disimpannya di rumah, lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya.
- Kej 27:16 Dan kulit anak kambing itu dipalutkannya pada kedua tangan Yakub dan pada lehernya yang licin itu.
- Kej 27:17 Lalu ia memberikan makanan yang enak dan roti yang telah diolahnya itu kepada Yakub, anaknya.
- Kej 27:18 Demikianlah Yakub masuk ke tempat ayahnya serta berkata: "Bapa!" Sahut ayahnya: "Ya, anakku; siapakah engkau?"
- Kej 27:19 Kata Yakub kepada ayahnya: "Akulah Esau, anak sulungmu. Telah kulakukan, seperti yang bapa katakan kepadaku. Bangunlah, duduklah dan makanlah daging buruan masakanku ini, agar bapa memberkati aku."
- Kej 27:20 Lalu Ishak berkata kepada anaknya itu: "Lekas juga engkau mendapatnya, anakku!" Jawabnya: "Karena TUHAN, Allahmu, membuat aku mencapai tujuanku."
- Kej 27:21 Lalu kata Ishak kepada Yakub: "Datanglah mendekat, anakku, supaya aku meraba engkau, apakah engkau ini anakku Esau atau bukan."
- Kej 27:22 Maka Yakub mendekati Ishak, ayahnya, dan ayahnya itu merabanya serta berkata: "Kalau suara, suara Yakub; kalau tangan, tangan Esau."
- Kej 27:23 Jadi Ishak tidak mengenal dia, karena tangannya berbulu seperti tangan Esau, kakaknya. Ishak hendak memberkati dia,
- Kej 27:24 tetapi ia masih bertanya: "Benarkah engkau ini anakku Esau?" Jawabnya: "Ya!"
- Kej 27:25 Lalu berkatalah Ishak: "Dekatkanlah makanan itu kepadaku, supaya kumakan daging buruan masakan anakku, agar aku memberkati engkau." Jadi didekatkannyalah makanan itu kepada ayahnya, lalu ia makan, dibawanya juga anggur kepadanya, lalu ia minum.
- Kej 27:26 Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya: "Datanglah dekat-dekat dan ciumlah aku, anakku."
- Kej 27:27 Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: "Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN.
- Kej 27:28 Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.
- Kej 27:29 Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia."
Renungan Harian Katolik Minggu 1 Februari 2026
Bacaan Injil minggu ini mencakup ucapan bahagia seperti yang diceritakan dalam Injil Matius. Janji dan berkat yang indah ini merupakan dasar etos ajaran Kristen tentang kerendahan hati, keadilan, belas kasih, dan cinta.
Bacaan ini membangkitkan pemikiran dalam diri saya yang telah saya renungkan beberapa tahun terakhir: Apa akibat dari mengesampingkan diri sendiri dari narasi?
Ucapan bahagia memberikan penghiburan bagi banyak orang Kristen. Saya pun sering kali merasa terhubung dengan orang yang berduka, orang yang lemah lembut, dan orang yang dianiaya. Saya manusia, saya pernah kehilangan, pernah diintimidasi, pernah dikucilkan.
Namun, itu adalah hasil dari interpretasi tertentu di mana kita memusatkan diri dan pengalaman kita ketika membaca ucapan bahagia. Bukan berarti kita tidak bisa atau tidak seharusnya berempati dengan orang yang berduka dan yang teraniaya.
Banyak dari kita telah banyak menderita, dan menemukan harapan dalam keadilan kosmik dan janji-janji Injil dapat memberikan rasa penghiburan yang kuat. Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa perspektif ini saja tidak cukup.
Harapan dalam janji itu tidak dapat membebaskan kita dari pekerjaan yang harus kita lakukan untuk melihatnya terpenuhi. Saya akui, saya sering mengutip puisi "Kristus tidak memiliki tubuh selain tubuhmu," karya Santa Teresa dari Γvila, di hampir semua tulisan saya saat ini-tetapi puisi itu terasa sangat tepat dalam konteks berikut ini.
Kristus tidak memiliki tubuh di bumi selain tubuh kita; mata kitalah yang dengannya Ia memandang dunia ini dengan penuh belas kasihan; kaki kitalah yang dengannya Ia berjalan untuk berbuat baik; tangan kitalah yang dengannya Ia memberkati seluruh dunia.
Ketika saya membaca ini, saya tidak bisa tidak memikirkan ucapan bahagia. Sebagai umat Katolik, kita percaya bahwa iman tidak berarti apa-apa tanpa perbuatan (Yakobus 2:14). Jadi, bagaimana mungkin kita berdoa agar kehendak Allah terlaksana di bumi seperti di surga, dan tidak berusaha untuk melakukannya?
Kita merindukan penghiburan, karena kita berduka-tetapi kita juga harus melihat sekeliling dan menghibur orang-orang di sekitar kita. Mungkin perlu untuk membingkai ucapan bahagia sebagai sesuatu yang berkaitan dengan kita, namun sekaligus bukan tentang kita sama sekali.
Ini adalah kontradiksi yang harus kita hadapi sepanjang hidup kita: untuk memahami bahwa kita tanpa sengaja dan tanpa keinginan menyebabkan kerugian dan mendapat manfaat dari kerugian yang ditimbulkan kepada orang lain. Untuk memahami bahwa kenyamanan hidup kita saat ini sering kali ditopang oleh eksploitasi saudara-saudari kita dalam Kristus.
Saya sangat yakin bahwa pahala sejati yang disebutkan dalam ucapan bahagia. Untuk merasa puas, untuk merasa terhibur, untuk melihat Tuhan. Hanya dapat terwujud jika kita menjadi peserta dalam kehendak Tuhan.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan Allah kami, perkenankanlah kami mengabdi Engkau dengan segenap hati, dan mencintai semua manusia dengan kasih sejati.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Minggu, 1 Februari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 1 Februari 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 1 Februari 2026 mengangkat refleksi tentang ucapan-ucapan bahagia bagi kehidupan dunia dan iman kita.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 1 Februari 2026?
Bacaan Injil Katolik 1 Februari 2026 adalah Matius 5 mulai dari ayat 5 sampai 12.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 1 Februari 2026?
Dalam renungan harian Katolik 1 Februari 2026, kita juga merenungi kisah Santa Brigida (Biarawati) dan Santo Severus (Uskup).

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal