Identitas pria yang ditemukan tewas di kawasan gumuk pasir Parangtritis terkuak. Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut korban adalah Herlan Matrusdi (68) yang sempat menjadi pengurus Pordasi Jakarta.
"Iya, memang dia (Herlan) sejak dulu orang Pordasi," kata Ketua Umum Pengda Pordasi DIY, Harsoyo saat dihubungi wartawan, Kamis (29/1/2026).
Menurut Harsoyo, Herlan pernah menjadi pengurus di Pordasi Jakarta. Bahkan, Harsoyo menyebut jika Herlan aktif dalam acara-acara yang kerap Pordasi Jakarta selenggarakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada acara-acara beliaunya aktif di Pordasi Jakarta," ucapnya.
Harsoyo mengaku tidak begitu tahu periode kepengurusan Herlan di Pordasi Jakarta. Namun, Harsoyo mengungkapkan Herlan sangat dikenal oleh orang-orang Pordasi di Indonesia.
"Kalau itu (kepengurusan periode berapa) saya tidak hafal karena di pusat. Tapi orang itu sangat dikenal oleh seluruh orang Pordasi se-Indonesia, karena orang lama dan setiap ada acara-acara dia tampil," ujarnya.
Sedangkan alasan Herlan ke Jogja, Harsoyo juga tidak mengetahuinya. Harsoyo juga mengaku telah menanyakan kepada rekan-rekannya di Pordasi DIY dan tidak ada yang tahu agenda Herlan ke Jogja dalam rangka apa.
"Sama sekali kami tidak dengar, saya tanya teman-teman kok bisa meninggal dunia di sana kenapa dan tidak ada yang tahu," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Gumuk Pasir, Grogol IX, Parangtritis, Kretek, Bantul. Kondisi pria tersebut mengalami luka pada bagian wajah dan leher, polisi masih mendalami apakah pria itu korban pembunuhan atau bukan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kejadian bermula saat saksi, Marno (50), warga Grogol VII, Parangtritis sedang mencari rumput di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, Marno melihat ada seorang pria tergeletak di semak-semak.
"Setelah dicek, pria itu tidak kunjung bergerak," katanya kepada wartawan, Rabu (28/1).
Karena itu, Marno langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kretek. Mendapat laporan tersebut, polisi dan petugas medis langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Dari hasil pemeriksaan petugas medis, ternyata pria itu sudah meninggal dunia," ujarnya.
