Seluruh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Ditemukan, Jasad Terakhir Tak Utuh

Regional

Seluruh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Ditemukan, Jasad Terakhir Tak Utuh

Muhammad Subhan - detikJogja
Jumat, 23 Jan 2026 10:48 WIB
Tim SAR gabungan mengumpulkan serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). Tim SAR gabungan masih berusaha mengevakuasi para korban kecelakaan pesawat meski terkendala cuaca buruk. ANTARA FOTO/Muchtamir/Lmo/tom.
Tim SAR gabungan mengumpulkan serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).Foto: ANTARA FOTO/Muchtamir
Jogja -

Tim SAR gabungan menemukan satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dengan ini total 10 penumpang pesawat yang terbang dari Jogja itu sudah ditemukan.

"Paket 10 telah ditemukan oleh tim elang, elang 5 Yonif 700 Raider Kodam 14 Hasanuddin beserta tim SAR gabungan," kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di Posko SAR gabungan, dikutip dari detikSulsel, Jumat (23/1/2026).

Korban terakhir ini ditemukan pukul 08.59 Wita. Dody belum memerinci terkait detail kondisi korban dan lokasi penemuannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada pukul 08.59 Wita kami dapat informasi dan baru bisa dipastikan pukul 09.16 Wita (terkait penemuan paket korban ke-10)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dody mengatakan dengan penemuan korban ini, maka total 10 penumpang dan kru pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tim SAR juga menemukan sejumlah barang penting.

"Dan alhamdulillah hari ketujuh kita bisa temukan seluruhnya, baik benda penting yang di pesawat maupun seluruh korban, tepat dengan sandi sapu bersih," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengungkap kondisi jenazah terakhir ditemukan dalam jurang. Kondisi jenazah itu juga tidak utuh.

"Betul (korban terakhir ditemukan), korban yang kita temukan jenazah, namun ada bagian tubuh yang tidak lengkap," kata Syafii di Lanud Hasanuddin.

Sebagai informasi, Tim SAR gabungan sebelumnya menemukan 9 jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT. Dari kesembilan jenazah itu, dua di antaranya ditemukan dalam kondisi utuh dan teridentifikasi.

Dua jenazah berhasil diidentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono dan pegawai Kementerian dan Kelautan (KKP) Deden Maulana. Jenazah lainnya yang sudah ditemukan tengah dievakuasi secara bertahap untuk diserahkan ke tim DVI Polri.



(ams/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads