Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Warga Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di tegalan Gunung Tugel. Dari hasil pemeriksaan, identitas kerangka itu terkonfirmasi berinisial D (27) yang merupakan warga setempat.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, saat dimintai konfirmasi mengatakan peristiwa itu diketahui sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas mendapat informasi dan melakukan penyisiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penemuan kerangka manusia diketahui pada Kamis (22/1) pukul 15.00 WIB di tegalan Gunung Tugel beralamat Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo," kata Sarjoko kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
Dia mengatakan, dari laporan itu petugas Polsek Kalibawang bersama dengan warga sekitar melakukan penyisiran. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah dalam fase pembusukan.
Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh petugas Polsek Kalibawang, Inafis Polres Kulon Progo, serta PMI.
"Pada saat pertama kali ditemukan, kondisi kerangka kepala manusia sudah terpisah dengan tulang badan dengan jarak sekira 1 meter. Tetapi pada badan korban masih belum sepenuhnya menjadi tulang (masih proses pembusukan)," jelasnya.
Sarjoko menerangkan, berdasarkan hasil identifikasi, identitas kerangka itu merupakan pemuda setempat berinisial DSU. Korban sebelumnya dilaporkan telah meninggalkan rumah sejak akhir Desember lalu.
Hal tersebut juga dikuatkan oleh keterangan keluarga yang mengenali pakaian yang dikenakan oleh korban.
"Dari hasil penyelidikan sementara bahwa korban adalah D (27), alamat Banjarharjo yang telah meninggalkan rumah sejak hari Sabtu 27 Desember 2025 pukul 15.00 WIB," katanya.
Soal penyebab kematian korban, polisi menduga D melakukan bunuh diri. Pasalnya, lokasi temuan kerangka itu jarang dijamah warga, serta ditemukan tali di dekat korban.
"Korban diduga telah bunuh diri dengan cara gantung diri, dan karena lokasi jauh dari masyarakat karena berada di atas gunung yang jarang didatangi orang maka baru sekarang ditemukan. Hal tersebut adanya tali simpul yang terkait dekat korban," jelasnya.
Atas kejadian ini, keluarga telah menerima sebagai musibah dan tidak menghendaki korban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya jenazah korban langsung dimakamkan.
(apu/dil)












































Komentar Terbanyak
Kata Gerindra soal Juri Lomba Cerdas Cermat MPR: Harusnya Minta Maaf ke Ocha
Desil 5 DTSEN Dapat Bantuan Apa Saja? Ini Penjelasan dan Cara Ceknya
11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem Sleman