- Renungan Katolik Hari Ini Jumat, 23 Januari 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 23 Januari 2026 Bacaan I 1Sam. 24:3-21 Bacaan Mazmur Mzm. 57:2,3-4,6,11 Bacaan Injil Mrk. 3:13-19 Bacaan Ofisi Kej 16:1-16 Renungan Harian Katolik Jumat 23 Januari 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 23 Januari 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 23 Januari 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 23 Januari 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 23 Januari 2026 merupakan hari keenam Pekan Doa Sedunia dengan peringatan kisah Santo Ildephonsus, Uskup dan Pengaku Iman; Santa Emerensiana, Martir; Yohanes Penderma, Pengaku Iman; Santa Martina, Martir; dan Beato Henrikus Suso OP, Pengaku Iman. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah hijau.
Mengangkat tema tentang murid Yesus, mari simak renungan Katolik hari Jumat, 23 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Hortensius F Mandaru. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Jumat, 23 Januari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 23 Januari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 23 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan 1Sam. 24:3-21; dilanjut Mazmur Mzm. 57:2,3-4,6,11; bacaan Injil Mrk. 3:13-19, dan bacaan ofisi Kej 16:1-16. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I 1Sam. 24:3-21
- 1Sam 24:3 (24-4) Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
- 1Sam 24:4 (24-5) Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
- 1Sam 24:5 (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
- 1Sam 24:6 (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
- 1Sam 24:7 (24-8) Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.
- 1Sam 24:8 (24-9) Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.
- 1Sam 24:9 (24-10) Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?
- 1Sam 24:10 (24-11) Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
- 1Sam 24:11 (24-12) Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau, walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
- 1Sam 24:12 (24-13) TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau, TUHAN kiranya membalaskan aku kepadamu, tetapi tanganku tidak akan memukul engkau;
- 1Sam 24:13 (24-14) seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan: Dari orang fasik timbul kefasikan. Tetapi tanganku tidak akan memukul engkau.
- 1Sam 24:14 (24-15) Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang? Siapakah yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
- 1Sam 24:15 (24-16) Sebab itu TUHAN kiranya menjadi hakim yang memutuskan antara aku dan engkau; Dia kiranya memperhatikannya, memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku dengan melepaskan aku dari tanganmu."
- 1Sam 24:16 (24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul: "Suaramukah itu, ya anakku Daud?" Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
- 1Sam 24:17 (24-18) Katanya kepada Daud: "Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.
- 1Sam 24:18 (24-19) Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.
- 1Sam 24:19 (24-20) Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
- 1Sam 24:20 (24-21) Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
- 1Sam 24:21 (24-22) Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku demi TUHAN, bahwa engkau tidak akan melenyapkan keturunanku dan tidak akan menghapuskan namaku dari kaum keluargaku."
Bacaan Mazmur Mzm. 57:2,3-4,6,11
- Mzm 57:2 (57-3) Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.
- Mzm 57:3 (57-4) Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku. Sela Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.
- Mzm 57:4 (57-5) Aku terbaring di tengah-tengah singa yang suka menerkam anak-anak manusia, yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajam.
- Mzm 57:6 (57-7) Mereka memasang jaring terhadap langkah-langkahku, ditundukkannya jiwaku, mereka menggali lobang di depanku, tetapi mereka sendiri jatuh ke dalamnya. Sela
- Mzm 57:11 (57-12) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!
Bacaan Injil Mrk. 3:13-19
- Mrk 3:13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.
- Mrk 3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
- Mrk 3:15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
- Mrk 3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
- Mrk 3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
- Mrk 3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
- Mrk 3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.
Bacaan Ofisi Kej 16:1-16
- Kej 16:1 Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya.
- Kej 16:2 Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai.
- Kej 16:3 Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, ?yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan?,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.
- Kej 16:4 Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.
- Kej 16:5 Lalu berkatalah Sarai kepada Abram: "Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu; akulah yang memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi baru saja ia tahu, bahwa ia mengandung, ia memandang rendah akan aku; TUHAN kiranya yang menjadi Hakim antara aku dan engkau."
- Kej 16:6 Kata Abram kepada Sarai: "Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Lalu Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya.
- Kej 16:7 Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur.
- Kej 16:8 Katanya: "Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?" Jawabnya: "Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku."
- Kej 16:9 Lalu kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya."
- Kej 16:10 Lagi kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya."
- Kej 16:11 Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.
- Kej 16:12 Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya."
- Kej 16:13 Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?"
- Kej 16:14 Sebab itu sumur tadi disebutkan orang: sumur Lahai-Roi; letaknya antara Kadesh dan Bered.
- Kej 16:15 Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael.
- Kej 16:16 Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.
Renungan Harian Katolik Jumat 23 Januari 2026
Kelompok Dua Belas, itulah nama yang cocok untuk kelompok inti alias "lingkaran dalam" pengikut Yesus. Mereka dipilih Yesus secara khusus dari kelompok murid-Nya yang lebih luas. Yesus memilih orang-orang yang dikehendaki-Nya, kelompok yang memang menjadi pilihan-Nya.
Tidak ada keterangan sedikit pun tentang kualitas mereka. Pada pokoknya, mereka akan dibina dalam dua tahap. Pertama, dengan selalu menyertai-Nya. Relasi dan kebersamaan hidup dengan Yesus akan membentuk mereka menjadi kelompok para saksi mata tentang semua sabda dan tindakan Yesus.
Mereka akan menjadi saksi-saksi tentang seluruh "peristiwa Yesus". Kedua, dengan diutus oleh Yesus untuk menjalankan misi. Setelah hidup bersama Yesus dan menjadi saksi tentang seluruh sabda serta tindakan Yesus, barulah mereka layak diutus untuk memberitakan Injil dan mengusir setan, dua hal yang juga menjadi misi Yesus sendiri.
Dengan kata lain, misi Kelompok Dua Belas ini adalah meneruskan misi Yesus sendiri. Misi ini harus mengalir dari relasi mereka dengan Yesus. Kita semua dipanggil untuk mewartakan Injil dan mengusir pelbagai pola pikir, mentalitas, dan tingkah laku setani.
Untuk tugas itu, relasi pribadi yang mendalam dan konsisten dengan Yesus amat dibutuhkan. Tanpa relasi personal dengan Tuhan, misi dan pengutusan kita hanya akan menjadi proyek, avontur, dan ambisi pribadi belaka!
Doa Katolik Hari Ini
Allah Yang Maha Kuasa, pada permulaan hari ini kami memuji Engkau. Semoga ibadat pujian ini kelak kami rayakan secara meriah bersama para kudus-Mu di dalam kemuliaan abadi.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Jumat, 23 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 23 Januari 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 23 Januari 2026 mengangkat refleksi tentang misi 12 murid Yesus.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 23 Januari 2026?
Bacaan Injil Katolik 23 Januari 2026 adalah Markus 3 mulai dari ayat 13 sampai 19.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 23 Januari 2026?
Dalam renungan harian Katolik 23 Januari 2026, merenungi kisah Santo Ildephonsus (Uskup dan Pengaku Iman), Santa Emerensiana (Martir), Yohanes Penderma (Pengaku Iman), Santa Martina (Martir), dan Beato Henrikus Suso OP (Pengaku Iman).
(sto/dil)












































Komentar Terbanyak
Modus WNA Akali Izin Tinggal Diungkap: Ngaku Inves Rp 30 M, Saldo Rp 400 Ribu
Laga PSIM Vs Persija Sempat Diwacanakan Pindah ke Semarang, Tapi...
Soal MBG Butuh 19 Ribu Ekor Sapi Per Hari, BGN: Hanya Pengandaian