Suami Tega Bunuh Istri di Bogor gegara Kesal Merasa Dijebak

Jabodetabek

Suami Tega Bunuh Istri di Bogor gegara Kesal Merasa Dijebak

Rizky Adha Mahendra - detikJogja
Selasa, 20 Jan 2026 12:32 WIB
Rumah lokasi istri dibunuh suami di Sukaraja, Bogor dipasang garis polisi, Senin (19/1/2026).
Foto: Rumah lokasi istri dibunuh suami di Sukaraja, Bogor dipasang garis polisi. (Solihin/detikcom)
Jogja -

Wanita berinisial EN (51) tewas dibunuh suaminya NA (46) di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Aksi keji itu dilakukan NA gegara kesal merasa dijebak istrinya.

"Pelaku merasa kesal kepada korban karena merasa dijebak diberitahukan keberadaannya kepada orang yang sedang mencari dia," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, dikutip dari detikNews, Selasa (20/1/2026).

Korban disebut sempat membujuk pelaku untuk bertemu di rumah anaknya. Namun, setiba di rumah anaknya, pelaku ternyata ditunggu orang yang sudah mencarinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan cara dibujuk untuk datang menemui korban di rumah anaknya. Ternyata sesampainya di sana sudah hadir orang sedang mencari pelaku," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Insiden pembunuhan ini terjadi pada Senin (19/1) kemarin. Tetangga korban, Nurlela (31), sempat mendengar suara gaduh dan teriakan minta tolong dari rumah tetangganya.

"Awalnya sih cuma kedengeran minta tolong aja. Awalnya gebrak-gebrak gerbang kan, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi. Pas kita lihat bukan ibunya, tapi neneknya itu," kata Nurlela ditemui di lokasi kejadian, Senin (19/1).

Nurlela menyebutkan korban EN juga sempat keluar rumah sambil memegangi luka di lehernya. Tak lama kemudian, anak dan menantunya juga keluar dan berteriak minta tolong.

"Si korbannya juga sempat keluar, sambil pegangin lehernya tapi langsung masuk lagi. Keluarganya juga keluar minta tolong, ada anak kecil dia cucunya korban juga keluar teriak minta tolong jerit-jerit dia minta tolong, mantunya korban juga keluar minta tolong," imbuhnya.

Pak RT Duga gegara Masalah Utang

Sementara itu, ketua RT setempat, menyebut pelaku mempunyai masalah utang. Pelaku disebut banyak didatangi para penagih utang.

"Si pelaku yang bermasalah, kalau berapa utangnya saya kurang jelas, karena kan memang bukan warga di sini. Jadi mereka itu bertamu di sini, terus berbuat ulah di sini," kata ketua RT setempat Tata Sunarta saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (19/1/2026).

"Mereka itu mungkin ada masalah utang-piutang, karena banyak juga korban yang ketipunya datang ke sini. Mungkin tertekan ditagih utang-piutang, malahan dia itu sudah melarikan motor orang lain. Sampai sekarang motornya masih ada di TKP," imbuhnya.

Tata menyebut pelaku NA sudah diamankan polisi tidak lama setelah kejadian. Pelaku, kata Tata, sempat diamankan pihak keluarga.

"Sekarang (pelaku) sudah ditahan di Polres, sementara yang korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi, sampai sekarang belum pulang. Korban kondisinya sekarang meninggal," kata Tata.



(ams/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads