Jadwal Gerhana Matahari 2026 Terjadi 2 Kali! Ini Lokasi dan Cara Lihatnya

Jadwal Gerhana Matahari 2026 Terjadi 2 Kali! Ini Lokasi dan Cara Lihatnya

Nur Umar Akashi - detikJogja
Senin, 19 Jan 2026 14:16 WIB
Gerhana Matahari Parsial
Gerhana Matahari. (Foto: T. Ruen/Flickr/CC BY 2.0)
Jogja -

Gerhana matahari adalah fenomena astronomi yang senantiasa menarik untuk dilihat. Berhubung 2026 sudah dimulai, tidak afdhal rasanya jika detikers belum memiliki jadwal gerhana mataharinya, bukan?

Sebelum menelaah jadwalnya, mari pelajari sekilas apa itu gerhana matahari. Dilansir Astronomy Magazine, gerhana matahari terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada di satu garis. Bulan menghalangi masuknya cahaya Matahari ke Bumi, menyebabkan apa yang disebut gerhana.

Lebih lanjut, menurut keterangan National Aeronautics and Space Administration, ada 4 jenis gerhana matahari, yakni total, annular (cincin), parsial, dan hibrida. Yang membedakan adalah bentuk Matahari dilihat dari Bumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai mengetahui definisinya, mari simak jadwal gerhana matahari 2026 di bawah ini!

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya sinar Matahari karena tertutup Bulan. Dalam fenomena ini, Matahari, Bulan, dan Bumi berada di satu garis.
  • Ada 2 gerhana matahari sepanjang 2026, yakni pada 17 Februari (gerhana matahari cincin) dan 12 Agustus (gerhana matahari total).
  • Kedua gerhana matahari 2026 tidak dapat disaksikan langsung dari Indonesia. Namun, kamu tetap bisa melihatnya lewat siaran langsung.

Jadwal Gerhana Matahari 2026

Berdasar informasi di laman Science NASA, ada 2 gerhana matahari sepanjang 2026. Ini penjelasan singkat keduanya:

1. Gerhana Matahari Cincin (17 Februari 2026)

Diringkas dari Space, pada pukul 04.56 pagi EST tanggal 17 Februari, gerhana matahari cincin bakal terbentuk akibat 'ulah' Bulan. Puncak gerhananya terjadi pada pukul 07.12 pagi hari yang sama.

Dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB) yang terpaut 12 jam lebih cepat, puncak gerhana ini terjadi tepat pukul 19.12 WIB pada 17 Februari 2026. Apakah bisa dilihat dari Indonesia?

Space menyebut fenomena ini hanya dapat dipantau dari kawasan Antartika dan beberapa daerah lain saja. Artinya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikannya. Meski begitu, detikers tetap dapat nonton melalui siaran langsung.

"Fenomena menakjubkan ini hanya akan terlihat oleh mereka yang mengamati dari dalam jalur cincin gerhana, yaitu jalur sepanjang 2.661 mil dan lebar 383 mil (4.282 x 616 kilometer) di mana bulan akan menutupi sekitar 96% cakram Matahari," tulis Space, dikutip pada Minggu (18/1/2026).

Keterangan senada dibeberkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam Almanak 2026. Dijelaskan bahwa gerhana ini hanya bisa disaksikan dari Antartika, sebagian Afrika bagian Selatan, dan sebagian Amerika bagian Selatan.

2. Gerhana Matahari Total (12 Agustus 2026)

Gerhana matahari kedua tahun ini jatuh tak lama sebelum peringatan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. The Sky Live menyebut 55 negara berkesempatan menyaksikan gerhana ini.

Namun, hanya 2 negara yang bisa melihat fase gerhana totalnya. Sisanya, mesti 'berpangku tangan' dan berpuas diri dengan pemandangan gerhana matahari sebagian. Indonesia bagaimana?

"Gerhana tersebut tidak dapat dilihat dari wilayah Indonesia. Gerhana dapat dilihat di sebagian besar Eropa, Rusia bagian Utara, Afrika bagian Barat Laut, dan benua Amerika bagian Utara," tulis BMKG dalam almanaknya.

Disadur dari Time and Date, ini jadwal lengkapnya sehingga detikers tak ketinggalan live streaming yang bakal digelar sejumlah pihak.

  • Lokasi pertama yang menyaksikan gerhana sebagian dimulai: 12 Agustus 2026 pukul 22.34.15 WIB.
  • Lokasi pertama yang menyaksikan gerhana total dimulai: 12 Agustus 2026 pukul 23.58.09 WIB.
  • Puncak gerhana matahari total: 13 Agustus 2026 pukul 00.46.06 WIB
  • Lokasi terakhir untuk menyaksikan gerhana total berakhir: 13 Agustus 2026 pukul 01.34.07 WIB.
  • Lokasi terakhir untuk menyaksikan gerhana sebagian berakhir: 13 Agustus 2026 pukul 02.57.57 WIB.

Tips Melihat Gerhana Matahari

Tahun ini, kesempatan melihat keajaiban alam semesta yang diatur Tuhan terbatas melalui layar digital saja untuk masyarakat Indonesia. Namun, tidak ada salahnya mempelajari cara melihat gerhana matahari dengan aman, bukan?

Dikutip dari American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus (AAPOS), ini sejumlah tipsnya:

  1. Gunakan kacamata dengan filter ISO 12312-2 agar aman.
  2. Hindari penggunaan kacamata biasa, filter polaroid, pelindung mata untuk las (welding), dan tipe filter lain. Benda-benda ini memang meredupkan
  3. kecerahan sinar Matahari, tetapi tidak menghalangi sinar inframerah dan ultravioletnya yang berbahaya.
  4. Cara lainnya adalah menyaksikan lewat proyektor lubang jarum (pinhole projector). Proses pembuatannya mudah.

Demikian sekilas mengenai jadwal gerhana matahari 2026 yang terjadi 2 kali di sepanjang tahun ini. Semoga bermanfaat, ya!

FAQ tentang Gerhana Matahari

1. Kapan gerhana matahari terdekat?

Gerhana matahari terdekat terjadi pada 17 Februari 2026 mendatang. Hanya saja, gerhana ini tidak bisa disaksikan langsung dari Indonesia.

2. Di mana bisa nonton live streaming gerhana matahari?

NASA bakal menyediakan link streaming gratis. Selain NASA, sejumlah situs lain juga menawarkan siaran langsung, seperti Time and Date dan Exploratorium.

3. Kenapa gerhana matahari tidak boleh dilihat dengan mata telanjang?

Gerhana matahari tidak boleh dilihat dengan mata telanjang karena sinarnya sangat kuat dan dapat merusak retina meskipun sebagian tertutup Bulan. Paparan langsung ini bisa menyebabkan kerusakan mata permanen hingga kebutaan.



(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads