Ramai-ramai Pemotor Masuk Tol gegara Jalanan Banjir

Jabodetabek

Ramai-ramai Pemotor Masuk Tol gegara Jalanan Banjir

Muchamad Sholihin - detikJogja
Senin, 12 Jan 2026 18:13 WIB
Ramai-ramai Pemotor Masuk Tol gegara Jalanan Banjir
Foto: Pemotor diizinkan masuk tol imbas jalan arteri di Bekasi banjir (dok istimewa)
Jogja -

Banjir sempat menggenangi jalur arteri di kawasan Marunda Center, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pagi tadi. Akibatnya, banyak pemotor yang terjebak banjir masuk ke tol via Gerbang Tol Tarumajaya Bekasi arah Jakarta.

"Kami terjebak banjir di Marunda Center, tidak ada opsi jalan lain. Akhirnya opsi terakhir adalah kami berbondong-bondong menuju pintu tol dan meminta izin masuk," kata seorang pemotor, Alma Syafira, saat dihubungi, dilansir detikNews, Senin (12/1/2026).

Alma mengatakan peristiwa itu terjadi saat dia hendak masuk kantor sekitar pukul 08.00 WIB. Wanita asal Bekasi ini mengaku jalan utama di kawasan Marunda Center arah Jakarta terendam banjir dan cuaca hujan lebat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak tahu diberi izin atau tidak, tapi akhirnya kami semua bisa masuk lewat tol dari pintu Tol Tarumajaya hingga keluar Koja, walaupun kami juga akhirnya terjebak banjir di Tanjung Priok juga," kata Alma.

ADVERTISEMENT

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengatakan banjir di jalur arteri sudah surut sore ini. Dia memastikan ruas jalan itu sudah bisa dilalui.

"Saat ini (banjir) sudah surut, cuma masih ada genangan. Sekarang sudah bisa dilewati (kendaraan)," kata Dodi dihubungi detikcom sekitar pukul 17.00 WIB.

Motor Diizinkan Lewat Tol

Sebagai informasi, imbas banjir sejumlah pemotor diberi akses untuk melintas di ruas tol dari gerbang tol Tarumajaya, Bekasi, mengarah ke gerbang tol Semper, Jakarta Utara (Jakut). Akses itu diberikan karena jalur arteri banjir.

Kainduk PJR Cikampek AKP Sandy Titah Nugroho menyebut pemotor tersebut masuk tol dengan pengawalan anggota PJR. Sandy menyebut langkah ini merupakan hal ini di luar kendali.

"Ratusan pemotor dikawal PJR induk Cikampek dari GT.Tarumajaya Bekasi hingga GT.Semper Jakarta Utara imbas arteri Bekasi yang direndam banjir," jelas Sandy kepada wartawan, Senin (12/1).

"Diskresi dilakukan mengingat kondisi 'Force Majeure' atau di luar kahar di mana banjir menjadi penyebab utama berkumpulnya masyarakat dengan jumlah banyak," lanjut Sandy.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads