Raja Kripto Indonesia, julukan Timothy Ronald, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang pria berinisial Y. Selain Timothy, rekannya, Kalimasada, disebut-sebut ikut terseret.
Kabar pelaporan Timothy dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Ia mengatakan terlapor masih dalam tahap penyelidikan. Artinya, belum ditetapkan jadi tersangka.
"Benar ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor dalam lidik," ujar Budi kepada wartawan pada Minggu (11/1/2026), dilansir detikNews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya terlapor, pelapor juga akan dimintai keterangan. Barang bukti yang menyertai laporan tersebut bakal turut dianalisa.
"Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang buktinya," jelas Budi.
Sebenarnya, siapa Timothy Ronald? Simak profil singkatnya di bawah ini, yuk!
Mulai Merintis Bisnis di Usia Muda
Dirujuk dari Antara, Timothy lahir pada 22 September 2000 di Tangerang Selatan. Sejak kecil, hidupnya sudah penuh lika-liku perjuangan. Salah satunya karena perceraian kedua orang tua.
Dalam usia 15 tahun, Timothy mulai terjun ke dunia saham bermodalkan uang hasil kerja paruh waktunya. Pengetahuannya seputar dunia investasi yang didapat dari buku-buku fundamental, seperti 'The Intelligent Investor' oleh Benjamin Graham, ia gunakan semaksimal mungkin.
Diketahui, Timothy muda menjalankan usaha berjualan pomade impor, meski kemudian terpaksa berhenti karena terkendala izin edar. Ia juga merintis usaha sedotan stainless yang dipasarkan ke teman-teman terdekatnya.
Mendirikan Ternak Uang dan Akademi Crypto
Menurut keterangan dari akun LinkedIn-nya, Timothy Ronald mendirikan platform Ternak Uang atau resminya PT Ternak Uang Nusantara pada Agustus 2020. Platform itu ia dirikan bersama Raymond Chin dan Felicia Putri Tjiasaka.
Platform besutan Timothy itu sukses mendapat peringkat 9 Top Startups Indonesia 2022 dari LinkedIn. Selain Ternak Uang, ada sederet platform kondang lain, seperti MySkill, sekuritas Ajaib, sekuritas Pluang, dan Flip yang ikut masuk daftar.
Selang dua tahun, tepatnya pada Desember 2022, Timothy Ronald mendirikan Akademi Crypto (AC). Menurut keterangan dari detikFinance, AC berfokus pada pengajaran teknologi blockchain dan investasi kripto.
Di samping berkiprah di dunia aset digital dan investasi, Timothy Ronald juga berkecimpung sebagai commissioner di Holywings Group mulai 2024 dan menjadi co-owner FLOQ per April 2025.
Melalui akun LinkedIn-nya, Timothy mencatatkan 4 pengalaman volunteering alias sukarelawan. Keempatnya adalah guest speaker di Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan RI, dan Universitas Indonesia (UI).
Sempat Viral Buntut 'Senggol' Gym
Sebagai seorang influencer yang aktif di YouTube dan sejumlah media sosial lain, Timothy Ronald sudah beberapa kali menimbulkan kegemparan. Salah satunya kala ia menyebut gym sebagai 'aktivitas bodoh' pada Agustus 2025.
"Menurut gua orang yang suka nge-gym yang sampai jadi banget badannya itu nggak mungkin sepintar itu karena itu aktivitas paling goblok yang pernah gua temuin, paling goblok," katanya, dikutip dari detikHealth.
"Bukan secara kesehatan ya secara mental. Orang pintar itu nggak suka pasti. Lu kayak ngebentot doang kan, lu cuma maksa. Itu otaknya kosong, lari tuh masih ada otaknya. Dan itu temen gua yang nge-gym bilang dia paling kesulitan punya klien yang orang pintar karena bosan mereka, dia harus short time period-nya. Karena sulit banget untuk orang pintar itu nge-gym," tuturnya.
Pernyataan Timothy Ronald langsung viral dan jadi topik pembahasan panas di media-media sosial. Dari masyarakat biasa hingga praktisi kesehatan berderet memberikan tanggapan.
Masalah gym bukanlah ucapan kontroversial pertama yang dicuitkan Timothy Ronald. Ia juga pernah menyinggung persoalan rokok, sekolah, hingga kemiskinan.
Misi Bangun 1.000 Sekolah Timothy Ronald
Di balik gemerlapnya branding Timothy, ia memiliki misi mulia membangun 1.000 sekolah di seluruh pelosok Indonesia. Misi ini berangkat dari filosofi 'memberi kembali' yang dipegangnya.
"Di level ekonomi saya saat ini, rasanya sudah lebih dari cukup, so, let's do more for the country!" katanya.
Berdasar catatan detikFinance, per Juni 2025, Timothy sudah membangun lima sekolah di Lombok, Sumba, Blitar, dan Kupang. Pendirian sekolah ini adalah wujud konkret tekadnya untuk memastikan setiap anak Indonesia berkesempatan mendapat pendidikan berkualitas.
Dalam menjalankan misinya, Timothy Ronald dibersamai oleh Agatha Chelsea, penyanyi dan aktris yang merupakan lulusan jurusan Neuroscience dan Psychology dari The University of Melbourne. Melalui vidio yang diunggah di kanal YouTube-nya, Timothy menyebut Agatha akan berperan membantu bagian pendidikan para siswa lewat ilmunya yang relevan.
"Ke depannya, Chelsea bakal bantu dari segi pelatihannya, which i understand nothing about. Jadi, I think that's where Chelsea will play a part," kata Timothy dalam podcast yang diunggah pada 20 Juli 2025 itu.
Demikian profil Timothy Ronald, pengusaha muda yang namanya terseret dugaan penipuan kripto belakangan ini. Semoga bermanfaat!
(par/apl)












































Komentar Terbanyak
Manajemen Gandhi Sehat Buka Suara Usai Tarik Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)
Viral Kericuhan Pecah di JJLS Kretek Bantul Pagi Ini
Dipecat, Bripda Mesias Brimob Penganiaya Siswa di Tual hingga Tewas Minta Maaf