Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Jumat malam memicu kenaikan debit air sungai bawah tanah di Pantai Baron, Tanjungsari. Luapan air tersebut sempat menyebabkan belasan perahu nelayan yang sedang bersandar karam.
Anggota SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Eko Suprihatin, menjelaskan air berwarna cokelat pekat menyembur dari mulut gua muara sungai sejak Jumat (9/1) sekitar pukul 11.30 WIB.
"Jumat siang itu air sudah mulai deras," kata Eko saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arus semakin deras pada Sabtu dini hari dan membuat nelayan tak sempat mengevakuasi perahu yang bersandar.
"Saat itu hujan cukup deras dan disertai angin, air tiba-tiba datang," ujar Eko.
Akibatnya, belasan perahu nelayan tenggelam dan mengalami kerusakan. Eko mengungkapkan bahkan ada yang sampai terseret ke tengah laut.
"Ada sekitar 15 perahu kecil tenggelam, dan sudah diselamatkan mesin sudah mulai diperbaiki. Lalu ada satu kapal yang terseret ke tengah laut 1 mil, tadi pagi sudah ditemukan oleh pemiliknya," ujarnya.
Terpisah, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Surisdiyanto meminta nelayan dan masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi. Meski demikian, dia memastikan aktivitas wisata masih bisa berjalan.
"Wisata aman, asal mengikuti imbauan petugas," tegas Surisdiyanto.
(ahr/alg)












































Komentar Terbanyak
Tersangka Ijazah Palsu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis Sowan ke Rumah Jokowi
Momen Pelukan Erat Jokowi-2 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu di Solo
Kenapa Presiden Venezuela Ditangkap Amerika? Ini Penjelasannya