Sungai Bawah Tanah Meluap, Belasan Perahu Nelayan di Pantai Baron Karam

Sungai Bawah Tanah Meluap, Belasan Perahu Nelayan di Pantai Baron Karam

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Sabtu, 10 Jan 2026 14:15 WIB
Sungai Bawah Tanah Meluap, Belasan Perahu Nelayan di Pantai Baron Karam
Kondisi air di Pantai Baron, Gunungkidul, yang berwarna kecokelatan karena luapan sungai bawah tanah, Sabtu (10/1/2025). Foto: dok SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II
Gunungkidul -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Jumat malam memicu kenaikan debit air sungai bawah tanah di Pantai Baron, Tanjungsari. Luapan air tersebut sempat menyebabkan belasan perahu nelayan yang sedang bersandar karam.

Anggota SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Eko Suprihatin, menjelaskan air berwarna cokelat pekat menyembur dari mulut gua muara sungai sejak Jumat (9/1) sekitar pukul 11.30 WIB.

"Jumat siang itu air sudah mulai deras," kata Eko saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arus semakin deras pada Sabtu dini hari dan membuat nelayan tak sempat mengevakuasi perahu yang bersandar.

ADVERTISEMENT

"Saat itu hujan cukup deras dan disertai angin, air tiba-tiba datang," ujar Eko.

Akibatnya, belasan perahu nelayan tenggelam dan mengalami kerusakan. Eko mengungkapkan bahkan ada yang sampai terseret ke tengah laut.

"Ada sekitar 15 perahu kecil tenggelam, dan sudah diselamatkan mesin sudah mulai diperbaiki. Lalu ada satu kapal yang terseret ke tengah laut 1 mil, tadi pagi sudah ditemukan oleh pemiliknya," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Surisdiyanto meminta nelayan dan masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi. Meski demikian, dia memastikan aktivitas wisata masih bisa berjalan.

"Wisata aman, asal mengikuti imbauan petugas," tegas Surisdiyanto.




(ahr/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads