Markas love scamming jaringan internasional raup Rp 10 miliar per bulan di Sleman dibongkar polisi. Jaringan ini terbongkar dari hasil patroli siber soal iklan lowongan kerja yang mencurigakan.
Diketahui, markas love scam di Jalan Gito Gati, Sleman, itu tertera PT Altair Trans Service. Dari hasil penelusuran di mesin pencari, perusahaan itu membuka lowongan kerja untuk menjadi English Chat App Admin.
Dalam persyaratan pendaftarannya, hanya mewajibkan pelamar untuk menguasai bahasa Inggris. Tak disebutkan syarat minimum pendidikan maupun batas usianya.
"(Hasil dari) Patroli siber, habis itu kita melakukan penyelidikan. Bahwa masyarakat menyatakan, 'Iya, Pak, itu ada' dicurigai dan sebagainya," jelas Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian dalam press rilis di Mapolresta Jogja, Rabu (7/1/2025).
Dari hasil penyelidikan polisi, PT Altair Trans Service ternyata perpanjangan tangan dari operator kencan yang berpusat di China. PT Altair merupakan perusahaan outsourching yang menyediakan tenaga kerja untuk menjadi admin chat di aplikasi tersebut.
Tugas para admin chat itu ternyata merayu para korban dengan menjual konten porno yang dilakukan dengan pembayaran sistem koin. Para korban yang digaet sindikat love scamm ini berasal dari Amerika, Inggris, Kanada, dan Australia.
Para admin chat ini bertugas melakukan percakapan intens hingga menjurus ke pornografi. Kemudian konten porno itu sudah disediakan dari pihak aplikasi dari China, sedangkan konten yang ada di device disediakan kantor di Sleman.
"(Setelah masuk aplikasi) sudah masuk ke dalam room. Room dengan di situ ada 15 orang, ada yang 10 orang, 5 orang. Jadi kalau pas kita tanya, room itu siapa yang menyediakan? Itu klien. Mereka nggak tahu-menahu yang di sini. Pokoknya mereka masuk, langsung tiba-tiba di situ ada chat room," ungkap Riski.
Setelah masuk ke room chat, para admin chat ini melayani konsumennya untuk terus berinteraksi hingga akhirnya membeli konten porno. Adapun syarat untuk bisa mengakses ke konten porno itu dilakukan setelah konsumen membeli koin.
"Iya (agen mengaku sebagai orang dalam konten porno), yang ngaku sebagai dia. Itulah scam-nya di situ. Iya, fake profile," ungkap Riski.
Diketahui, rincian koin yang dibutuhkan yaitu gift mawar sebesar 8 koin, mahkota 199 koin, tiara 199 koin, dan supercar 999 koin. Setiap 16 koin dalam aplikasi itu bernilai USD 5.
Para admin atau karyawan di Sleman itu ditarget mendapat 2 juta koin per bulan dalam satu shift atau per orang 3-6 ribu koin setiap hari.
"Yang mana hitungannya per 16 koin itu dibayar sebesar $5. Jadi kalau dihitung secara kalkulasi per shift itu dapat menghasilkan sebesar Rp 10 miliar lebih per bulannya, satu shift. Sedangkan mereka dalam pelaksanaan pekerjaannya, mereka dibagi ke dalam tiga shift," sambung dia.
Polisi menyebut ada sekitar 200 pegawai yang bekerja di PT Altair Trans Service. Ratusan karyawan itu dibagi dalam tiga shift.
"Kalau total pegawai sebanyak hampir 160-200. (Yang diamankan 64 orang) karena kan waktu saat itu itu hanya sif pagi waktu penangkapan tersebut," ujar Riski.