Kabar soal stok susu UHT di sejumlah minimarket kosong jadi viral. Sejumlah netizen menuding hal ini berkaitan dengan berjalannya kembali program makan bergizi gratis (MBG) seiring dengan masuknya anak sekolah. Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) pun buka suara.
Dilansir detikHealth, ada juga beberapa minimarket yang dikabarkan membatasi maksimal pembelian jenis susu tertentu. Netixen menduga susu itu habis diborong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Di supermarket dekat rumah saya tanya kasir kenapa susu varian plain/full milk 1 literan kosong? Karena habis diborong SPPG," tulis salah satu warganet di X, seperti dilihat detikcom Kamis (8/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi di Super**** deket rumah ada ngeborong susu UHT 1 liter pas dibawa ke parkiran, masuk ke mobil SPPG," ujar netizen lainnya.
Dimintai konfirmasi soal itu, Wakil BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengakui kebutuhan susu diperlukan dalam jumlah banyak. Dia bilang pemerintah sedang memperbanyak pabrik susu untuk mengantisipasi stok langka di lapangan.
"Susunya memang banyak kan kebutuhannya banyak, ini lagi dibangun terus pabrik-pabrik baru," kata Nanik, saat ditemui di SMKN 1 Jakarta, Sawah Besar, Kamis (8/1).
Namun, Nanik tidak menjelaskan lebih lanjut apakah akan ada kemungkinan koordinasi lanjutan dengan para SPPG atau pihak produsen untuk membantu ketersediaan susu tetap memadai di sejumlah wilayah.
"Pemerintah kan sekarang lagi bangun 500 peternakan ya," ujar dia.
(dil/apl)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja