Markas scamming jaringan internasional di Jalan Gito Gati, Sleman, diketahui dari hasil patroli siber. Sebab, kantor ini memberikan syarat yang tak lazim. Satu-satunya syarat yakni bisa berbahasa Inggris.
Setelah ditelusuri, pada Senin (5/1), polisi kemudian melakukan penggerebekan di kantor bernama PT Altair Trans Service di jalan Gito Gati.
"(Hasil dari) Patroli siber, habis itu kita melakukan penyelidikan. Bahwa masyarakat menyatakan, 'Iya, Pak, itu ada' dicurigai dan sebagainya," jelas Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian dalam press rilis di Mapolresta Jogja, Rabu (7/1/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui PT Altair Trans Service ini ternyata perpanjangan tangan dari operator aplikasi kencan yang berpusat di China. PT Altair bertugas sebagai penyedia tenaga kerja untuk menjadi admin chat di aplikasi tersebut.
Menurut Riski, selain di Sleman, PT Altair Trans Service juga memiliki cabang yang berada di Lampung. Pihaknya pun kini tengah berkomunikasi dengan Polda Lampung untuk juga mengungkap jaringan scam di Lampung tersebut.
"Menurut keterangan dari para saksi ada satu lagi di Lampung," jelas Riski.
"Ini kita lagi komunikasi sama Polda Lampung untuk melakukan penindakan hal yang sama di sana. Karyawannya sama, ya mirip-mirip, hampir sama (dengan kantor yang ada di Sleman)," sambungnya.
Selain menindak kantor di Lampung, pihaknya juga telah berhasil mengantongi identitas warga negara China yang menjalin kerja sama dengan R (35) selaku CEO PT Altair Trans Service.
WN China yang diketahui berinisial ZC itu menjadi sosok yang membangun jaringan scam ini di Indonesia. ZC juga menawarkan bisnis scamming dengan aplikasi WOW ini ke R hingga membangun perusahaan PT Altair Trans Service.
Untuk memburu ZC, Satreskrim Polresta Jogja pun telah melibatkan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri yang selanjutnya menghubungi Interpol.
"Yang membawa (aplikasi) ke sini itu sebenarnya orang Cina. Kita juga sudah kita kantongi (identitasnya), kita kemarin sudah menghubungi juga Hubinter, yang akan nanti kita akan koordinasi sama Interpol, untuk pengejaran yang bersangkutan," pungkasnya.
(ams/afn)












































Komentar Terbanyak
Manajemen Gandhi Sehat Buka Suara Usai Tarik Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)
Viral Kericuhan Pecah di JJLS Kretek Bantul Pagi Ini
Dipecat, Bripda Mesias Brimob Penganiaya Siswa di Tual hingga Tewas Minta Maaf