Cerita Suwari Tolak Patung Macan Putih Viral Buatannya Dibeli Rp 180 Juta

Regional

Cerita Suwari Tolak Patung Macan Putih Viral Buatannya Dibeli Rp 180 Juta

Amir Baihaqi - detikJogja
Selasa, 06 Jan 2026 09:47 WIB
Cerita Suwari Tolak Patung Macan Putih Viral Buatannya Dibeli Rp 180 Juta
Patung macan putih di Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Jogja -

Suwari, pembuat patung macan putih di Kediri yang kini viral, mengungkapkan bahwa hasil karyanya tersebut pernah ditawar seseorang dengan harga Rp 180 juta. Meski demikian, Suwari menolak tawaran itu.

Dilansir detikJatim, patung macan putih itu berada di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Patung macan itu viral setelah menjadi bahan ejekan di media sosial lantaran bentuknya disebut mirip kuda nil.

"Sempat ada yang menawar sampai Rp 180 juta, katanya orang Bali, tapi saya tolak," kata Suwari, si pembuat patung macan putih, Selasa (6/1/2026). Namun dia tidak mengungkap alasan kenapa menolak tawaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suwari dikenal sebagai pematung berbagai bentuk hewan. Ia tak menyangka patung macan putih itu jadi viral hingga Desa Balongjeruk kini jadi ramai wisatawan dadakan. Kawasan di sekitar patung kini dipenuhi pedagang makanan dan cenderamata.

ADVERTISEMENT

Kepala Desa Balongjeruk, Safi'i, mengatakan keberadaan patung macan putih yang viral itu mampu membangkitkan roda ekonomi warganya. Maka itu ia bersyukur karena Suwari menolak tawaran tersebut.

"Harapan ke depan, patung macan putih ini terus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk peningkatan kesejahteraan warga dan pelaku UMKM," kata Safi'i.
Safi'i menjelaskan, pemerintah desa akan berupaya menata kawasan di sekitar patung macan putih itu tersebut agar tetap nyaman bagi pengunjung.

"Sekarang jumlahnya terus bertambah setiap hari. Saat ini bisa lebih dari 100 pedagang yang berjualan di sekitar lokasi," ujar dia.

Warga Desa Balongjeruk, Wahyu, juga mendukung keputusan Suwari menolak penawaran dari seseorang yang ingin membeli patung macan putih tersebut.

"Ini wisata buatan warga. Harapannya bisa benar-benar menjadi pembangkit ekonomi, khususnya UMKM warga sekitar," ucap Wahyu.




(dil/apl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads