Driver Ojol di Bantul Jadi Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Topi

Driver Ojol di Bantul Jadi Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Topi

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Sabtu, 03 Jan 2026 16:32 WIB
Driver Ojol di Bantul Jadi Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Topi
Polisi saat mendatangi lokasi penganiayaan driver ojol di Lapangan Trirenggo, Bantul. Foto: Dok Polres Bantul
Bantul -

Seorang driver ojek online (Ojol) menjadi korban penganiayaan dua orang di Lapangan Trirenggo, Bantul. Penyebabnya, driver tersebut dituduh mencuri topi di salah satu indekos daerah Manding, Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, bahwa kejadian bermula saat korban, MAA (47), warga Trimulyo, Jetis, Bantul main ke kosan temannya di Jalan Parangtritis, Manding, Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Hal tersebut karena MAA sedang menunggu penumpang ojol.

"Saat mau meninggalkan kosan, korban dituduh mencuri topi salah satu penghuni kos," katanya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian pun berlanjut pada hari Selasa (30/12/2025), tepatnya pukul 20.30 WIB korban mendapat chat dari rekannya yakni ARF. Chat tersebut berisi adanya orderan untuk mengirim barang dari salah satu warung mi di Trirenggo, Bantul.

"Sampai di lokasi, korban diminta membonceng ARF ke lapangan Trirenggo," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, korban lalu diminta mengakui jika telah mencuri topi milik salah satu penghuni kosan di Manding. Akan tetapi, korban tidak mengakuinya karena merasa tidak melakukan pencurian.

"Karena itu korban dipukuli dan dicambuk pakai selang oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal," ucapnya.

Pukulan itu mengenai mata kanan, hidung, bibir dan bagian kepala pria ini. Sedangkan untuk cambukan menggunakan selang mengenai bagian punggung dan dada korban.

"Korban juga sempat diinjak lehernya oleh pelaku. Setelah menganiaya korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian," katanya.

Sedangkan korban akhirnya berobat sendiri ke rumah sakit Nur Hidayah, Jetis, Bantul. Korban mendapatkan 10 jahitan pada bagian mata kanan.

"Lalu mata kiri korban lebam, bagian punggung mengalami luka memar akibat cambukan, perut bagian kanan atas mengalami memar dan kaki kanan kiri mengalami memar," ucapnya.

Setelah kondisinya berangsur-angsur membaik, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Bantul hari Kamis (1/1). Rita menambahkan, saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Polisi juga telah ke lokasi kejadian untuk olah TKP," ujarnya.




(afn/afn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads