Postingan berupa video bernarasi tertangkapnya pencuri pakaian dalam wanita di Dlingo, Bantul ramai di media sosial (Medsos). Lurah Temuwuh menyebut jika pelaku sudah beraksi berkali-kali, sedangkan polisi saat ini masih memintai keterangan pelaku di Polsek Dlingo.
"Misteri pencuri kanvut di Dlingo, Bantul, akhirnya terungkap. Pelaku pencurian daleman sudah tertangkap. Sayangnya, sebagian barang bukti keburu dibuang. Netizen: antara lega.. dan gregetan," kata akun Instagram @jogjastudent seperti dilihat detikJogja hari ini.
Lurah Temuwuh, Suratno, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi pagi tadi usai pelaku tertangkap rekaman CCTV.
"Jadi awalnya ada warga yang kehilangan pakaian dalam berulang kali," katanya kepada detikJogja, Jumat (2/1/2026).
Oleh sebab itu, korban memasang kamera CCTV di sekitar rumahnya, Kapingan, Temuwuh, Dlingo, Bantul. Hal tersebut berlanjut dengan terekamnya aksi pelaku.
"Dan sampai dipasang CCTV, lalu diamankan warga dan saat ini pelaku sudah dibawa ke Polsek Dlingo," ujarnya.
Kapolsek Dlingo, Iptu Yuwono mengungkapkan, bahwa pelaku berinisial FL (18), warga Ngenep, Terong, Dlingo, Bantul. Yuwono juga menyebut jika polisi telah memintai keterangan FL.
"Tadi sudah dimintai keterangan dan pelaku sudah mengakui kalau mencuri pakaian dalam wanita, barang buktinya juga ada," ucapnya kepada detikJogja hari ini.
Yuwono melanjutkan, pencurian itu bermula saat FL berangkat dari rumahnya menuju ke salah satu angkringan di Kapingan pukul 00.30 WIB. Memasuki sekitar pukul 01.00 WIB, FL pulang dan tiba-tiba berhenti di salah satu rumah warga Kapingan.
"Setelah berhenti itu pelaku mengambil empat potong celana dalam wanita," katanya.
Ternyata aksi FL tertangkap CCTV dan warga mulai mencari keberadaan FL. Akhirnya, pagi tadi warga menciduk FL beserta barang bukti berupa pakaian dalam wanita.
"Terus karena tadi banyak massa akhirnya dibawa anggota ke Polsek (Dlingo), saat ini pelaku masih diperiksa di Polsek," ujarnya.
Simak Video "Video: Rekaman CCTV Aksi Pria Curi Pakaian Dalam yang Bikin Resah Warga Gresik"
(alg/apl)