Enam mahasiswa tersesat di tengah hutan kawasan Gunung Salunga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keenamnya disebut hendak merayakan malam pergantian tahun 2026 di puncak Salunga.
"Tadi malam sekitar pukul 21.00 Wita kejadiannya," ujar Irmansyah selaku Ketua Karang Taruna Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, dimintai konfirmasi detikBali, Kamis (1/1/2026). Akhirnya, mereka berenam baru bisa dievakuasi pada Kamis pagi.
Irmansyah menerangkan, dia mendapat informasi adanya orang tersesat dari grup WhatsApp. Ia bergegas mendatangi lokasi dan berhasil menemukan keenam mahasiswa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiga laki-laki, tiga perempuan, dan semuanya mahasiswa," imbuhnya.
Irmansyah menuturkan proses evakuasi enam mahasiswa yang tersesat itu terkendala kondisi hutan yang gelap gulita. Karena itu, mereka belum bisa keluar dari hutan.
Mereka baru dievakuasi saat fajar menyingsing. Keenamnya mahasiswa tersebut turun dan sampai ke permukiman warga pagi harinya.
"Semuanya selamat. Tadi pagi mereka langsung dipulangkan ke tempat asalnya dalam kondisi trauma dan kelelahan," ujarnya.
Irmansyah menuturkan keenam mahasiswa itu memulai pendakian sekitar pukul 20.00 Wita melalui jalur Desa Mbawa. Gunung Salunga menjadi salah satu spot favorit pendaki untuk menikmati lanskap Bima dan Dompu secara utuh. Bahkan, jika beruntung, pendaki bisa melihat megahnya Gunung Tambora.
"Mereka nekat mendaki gunung Salunga karena ada salah satu orang yang pernah mendaki gunung ini. Hanya saja, saat pendakian yang bersangkutan tak ingat jalur dan jalannya sehingga mereka tersesat," pungkasnya.
(apu/apu)












































Komentar Terbanyak
Tersangka Ijazah Palsu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis Sowan ke Rumah Jokowi
Momen Pelukan Erat Jokowi-2 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu di Solo
Kenapa Presiden Venezuela Ditangkap Amerika? Ini Penjelasannya