Kawasan Tugu Jogja mulai dipadati pengunjung jelang malam pergantian. Meski tak ada perayaan pesta kembang api, pengunjung tetap antusias membanjiri kawasan Tugu Jogja.
Pantauan detikJogja di kawasan Tugu Jogja, Rabu (31/12/2025) pukul 20.43 WIB, pengunjung mulai menyemut di sekitar lokasi. Sejumlah pengunjung tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga dari luar kota. Mereka tampak duduk di trotoar, jajan di tenant makanan, hingga menikmati alunan live music di sekitar kawasan.
Seiring bertambahnya malam, jumlah pengunjung kian ramai. Meski tak ada perayaan kembang api, kawasan Tugu Jogja tetap dipadati warga yang datang untuk sekadar menikmati suasana malam pergantian tahun serta berfoto di ikon Kota Jogja itu jelang Tahun Baru 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade, wisatawan asal Tasikmalaya, mengaku sengaja datang ke Tugu Jogja untuk merayakan tahun baru sambil berlibur. Menurutnya, kunjungan ini memang sudah direncanakan jauh hari.
"Sambil liburan sekalian ingin lihat tahun baru di Tugu Jogja. Memang sudah direncanakan, kebetulan anak kuliah di sini, jadi sekalian ingin tahu Tugu. Ini baru pertama kali tahun baru di Tugu Jogja," kata Ade di lokasi, Rabu (31/12/2025).
Ia menilai, meski kembang api identik dengan perayaan tahun baru, kebijakan imbauan larangan penyalaan kembang api menurutnya tidaklah buruk.
"Sebetulnya kembang api itu identik dengan tahun baru. Tapi karena di Jogja ada imbauan larangan kembang api, saya salut juga dengan kebijakan pemerintah," ujarnya.
Ade juga menilai kepadatan pengunjung di kawasan Tugu Jogja masih terbilang tertib. Meski ramai, arus lalu lintas dinilai masih bisa dikendalikan.
"Jogja ramai, ini sudah lautan manusia. Tapi kendaraan masih lancar, jadi masih bagus, bisa diatur, dan tertib," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Mia, wisatawan asal Surabaya. Ia mengaku datang ke Tugu Jogja karena penasaran dengan suasana perayaan tahun baru yang kerap ramai di media sosial.
"Alasannya sebenarnya ingin lihat kembang api di Tugu Jogja, ternyata nggak ada. Ada sedikit sih. Soalnya kalau lihat di media sosial, beritanya bagus-bagus di sini," kata Mia.
Meski demikian, Mia mengaku tidak mempermasalahkan ketiadaan kembang api. Menurutnya, kepadatan lalu lintas dan keramaian sudah menjadi hal wajar di kota wisata saat musim liburan.
"Kalau liburan dan macet itu kan biasa, apalagi di kota wisata. Sudah identik pasti macet," pungkasnya.
(apl/alg)












































Komentar Terbanyak
Tersangka Ijazah Palsu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis Sowan ke Rumah Jokowi
Momen Pelukan Erat Jokowi-2 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu di Solo
Kenapa Presiden Venezuela Ditangkap Amerika? Ini Penjelasannya