Bulan Rajab yang segera berakhir dapat diisi dengan memperbanyak amal baik, termasuk membaca dzikir di tanggal 21-30 Rajab. Sebagai acuan, mari simak bacaan dzikir bulan Rajab tanggal 21-30 beserta keutamaannya melalui paparan berikut.
Membaca dzikir tidak hanya dapat dilakukan di bulan Rajab saja, melainkan juga di waktu-waktu lainnya. Seperti disampaikan dalam buku 'Zikir dan Do'a dalam Tuntunan Al-Kitab dan Al-Sunnah' tulisan Syaikh Abd al-Razaq al-Badr, di dalam Surat Al-Ahzab ayat 41-42, Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ ٤١ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ٤٢
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yâ ayyuhalladzîna âmanudzkurullâha dzikrang katsîrâ. Wa sabbiḫûhu bukrataw wa ashîlâ.
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."
Kemudian di dalam ayat lainnya, juga disampaikan tentang perintah agar kaum muslim senantiasa memperbanyak dzikir setiap waktunya. Melalui firman Allah SWT di dalam Surat Al-Baqarah ayat 152:
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِࣖ ١٥٢
Fadzkurûnî adzkurkum wasykurû lî wa lâ takfurûn.
Artinya: "Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku."
Sebentar lagi bulan Rajab segera berakhir, sehingga kaum muslim dapat mengisinya dengan membaca dzikir di tanggal 21-30 Rajab. Tak hanya ringan untuk dilakukan, tetapi dzikir juga menyimpan berbagai keutamaan. Berikut ulasan lengkapnya.
Poin Utamanya:
- Waktu membaca dzikir dan berdoa yang dianggap mustajab cukup beragam, seperti pagi dan petang, hari Jumat, sepertiga malam, saat bersujud, hingga waktu berbuka puasa, sebagaimana disebut dalam berbagai riwayat dan literatur keislaman.
- Pada 10 hari terakhir bulan Rajab terdapat beberapa bacaan dzikir yang bisa diamalkan, seperti bacaan tasbih 100 kali berbunyi, "Subhanallahir-ra'ûf" dan dzikir 70 kali, "Allahumaghfir lî warhamnî wa tub 'alayya".
- Keutamaan berdzikir dapat memberikan ampunan, pahala, ketenangan hati, dan kedekatan dengan Allah SWT.
Waktu Membaca Dzikir Rajab Tanggal 21 sampai 30
Sebelum mengetahui bacaannya, terlebih dahulu mari memahami waktu membaca dzikir atau doa yang mustajab. Ada sejumlah hadits dan dalil yang menyebut tentang waktu mustajab bagi seorang muslim berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.
Berikut beberapa di antaranya yang dinukil dari buku 'Amalan Pembuka Rezeki' tulisan Karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, 'Dzikir Dahsyat Doa Hebat' oleh H Brilly El-Rasheed, SPd, dan 'Mengubah Nasib dengan Al-Quran: Kumpulan Ayat Al-Qur'an yang Memotivasi Hidup' karya Didik Andriawan, S THI.
1. Pagi dan Petang
Diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:
لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُوْنَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ، مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُوْنَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً
"Sungguh aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Allah dari shalat Subuh hingga terbit matahari lebih aku sukai dari memerdekakan empat orang keturunan Ismail, dan sungguh aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Allah dari Shalat Ashar hingga terbenam matahari lebih aku sukai dari memerdekakan empat (orang budak)." (HR. Abu Dawud No. 1382)
Kemudian di dalam Al-Quran Surat Al-Mu'min ayat 55, Allah SWT berfirman:
فَاصْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْاِبْكَارِ ٥٥
Fashbir inna wa'dallâhi ḫaqquw wastaghfir lidzambika wa sabbiḫ biḫamdi rabbika bil-'asyiyyi wal-ibkâr.
Artinya: "Bersabarlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, mohonlah ampun untuk dosamu, dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi!"
2. Hari Jumat
Melalui riwayat lainnya disebutkan mengenai sabda Rasulullah SAW bahwa:
"Rasulullah SAW menyebutkan mengenai hari Jumat. Kemudian beliau bersabda, 'Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan yang ia minta. Lalu, beliau mengisyaratkan dengan tangannya mengenai sebentarnya waktu tersebut." (HR Bukhari dan Muslim)
3. Sepertiga Malam
Sepertiga malam paling akhir menjadi waktu mustajab untuk berdoa, karena Allah SWT mengabulkan doa setiap hamba-Nya. Hal ini tertuang dalam sebuah riwayat yang menerangkan sabda Rasulullah SAW:
"Rabb kita turun ke dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni" (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Saat Bersujud
Saat tengah bersujud dalam sholatnya, kaum muslim dapat menyelipkan doa kepada Allah SWT. Sebagaimana dalam sebuah riwayat disampaikan:
"Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ketika ia sedang bersujud maka perbanyaklah berdoa ketika itu." (HR Muslim)
5. Buka Puasa
Seusai mengerjakan puasa sunnah dan berbuka, kaum muslim dapat melanjutkannya dengan berdoa kepada Allah SWT. Di dalam sebuah riwayat hadits, diterangkan sabda Rasulullah SAW:
"Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa saat berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang mazlum (teraniaya)." (HR. Tirmidzi)
Dzikir Bulan Rajab Tanggal 21 sampai 30
Terdapat bacaan dzikir yang bisa diamalkan pada 10 hari terakhir bulan Rajab yang jatuh di tanggal 21-30 Rajab. Bacaan tasbih ini bisa diamalkan setiap hari sebanyak 100 kali. Menukil dari buku '71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap' yang ditulis oleh KHM Yusuf Chudlori, berikut bacaan dzikir yang dimaksud:
سُبْحَانَ اللهُ الرَّوْوْفِ
Subhanallahir-ra'ûf.
Artinya: "Mahasuci Allah Yang Maha Belas Kasih."
Kemudian ada juga bacaan dzikir yang dibaca sebanyak 70 kali di bulan Rajab. Masih mengacu dari buku yang sama, berikut bacaan dzikir 70 kali Rajab:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
Allahumaghfir lî warhamnî wa tub 'alayya.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan terimalah tobatku."
Saat tiba di hari Jumat terakhir bulan Rajab, ada juga bacaan dzikir yang bisa diamalkan. Berikut dzikir Jumat terakhir bulan Rajab yang bisa dibaca 35 kali:
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللَّهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ
Ahmadu rasûlullâhi muhammadun rasû-lullah.
Artinya: "Ahmad adalah utusan Allah, Muhammad adalah utusan Allah." (Nuzhah al-Majális).
Keutamaan Berdzikir Bulan Rajab Tanggal 21 sampai 30
Sejatinya, belum ada keutamaan khusus mengenai dzikir di tanggal 21-30 Rajab. Namun, ada sejumlah keutamaan berdzikir secara umum yang dapat menjadi landasan bagi kaum muslim.
Di dalam buku 'Fiqih Ibadah' karya Ahmad Fatoni, melalui Surat Al-Ahzab ayat 35, Allah SWT menyampaikan firman-Nya:
اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذّٰكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا ٣٥
Innal-muslimîna wal-muslimâti wal-mu'minîna wal-mu'minâti wal-qânitîna wal-qânitâti wash-shâdiqîna wash-shâdiqâti wash-shâbirîna wash-shâbirâti wal-khâsyi'îna wal-khâsyi'âti wal-mutashaddiqîna wal-mutashaddiqâti wash-shâ'imîna wash-shâ'imâti wal-ḫâfidhîna furûjahum wal-ḫâfidhâti wadz-dzâkirînallâha katsîraw wadz-dzâkirâti a'addallâhu lahum maghfirataw wa ajran 'adhîmâ.
Artinya: "Sesungguhnya muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat, laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan penyabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, untuk mereka Allah telah menyiapkan ampunan dan pahala yang besar."
Melalui surat lainnya, terdapat keutamaan berdzikir berupa ketenangan hati bagi setiap muslim yang melakukannya. Sebagaimana firman Allah SWT melalui Surat Ar-Ra'ad ayat 28:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ٢٨
Alladzîna âmanû wa tathma'innu qulûbuhum bidzikrillâh, alâ bidzikrillâhi tathma'innul-qulûb.
Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."
Menutup hari-hari terakhir bulan Rajab dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT diharapkan dapat membawa kebaikan bagi kaum muslim. Semoga informasi tadi membantu, ya.
(sto/ahr)












































Komentar Terbanyak
Dua Jambret di Sleman Tewas Nabrak Saat Kabur, Pengejar Malah Jadi Tersangka
Heboh Mbak Rara Pawang Diusir Saat Prosesi Labuhan, Ini Kata Keraton Jogja
Kondisi Terkini Ibu dan Anak Korban Perkosaan Bantul yang Diusir Warga