Menjelang perayaan malam pergantian tahun 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di pusat Kota Jogja. Dua ikon utama yakni kawasan Malioboro dan Tugu Pal Putih atau Tugu Jogja akan dilakukan sterilisasi dari kendaraan bermotor pada jam tertentu.
"Pada malam tahun baru nanti, kami akan fokus di dua titik utama yaitu di Tugu Jogja dan seputaran Malioboro sampai Titik Nol, begitu," kata Dirlantas Polda DIY Kombes Yuswanto Ardi kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).
Ardi bilang, dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, kawasan Tugu hingga Titik Nol Kilometer Jogja akan diserbu masyarakat. Oleh karena itu, salah satu rekayasa yang dilakukan adalah penutupan jalur. Terutama di kawasan Malioboro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malioboro akan kita sterilkan yang secara resmi ya, dan sebenarnya untuk di Tugu sendiri tidak ada rencana penutupan. Tetapi nanti secara alamiah (di kawasan Tugu) mereka (masyarakat) akan nanti secara alami duduk sendiri dan akhirnya menutup arus," ujarnya.
Rencananya, untuk kawasan Malioboro akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB. Sementara di Tugu, dimungkinkan penutupan dimulai pukul 22.00 WIB sembari melihat situasi arus kendaraan yang melintas.
Ardi menjelaskan, untuk mengantisipasi kepadatan di Tugu, polisi telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas menuju pusat kota. Titik pengalihan utama meliputi: dari arah timur atau Jalan Sudirman, kendaraan akan dialihkan mulai dari jembatan sebelum Tugu.
Dari arah utara pengalihan dilakukan di Simpang Jetis. Kendaraan akan dibelokkan dan tidak diizinkan lurus ke selatan menuju Tugu.
Sementara dari arah barat, pengalihan dimulai dari Simpang Pingit. Arus kendaraan akan diarahkan ke utara atau ke selatan, menghindari akses langsung ke timur menuju Tugu.
Ardi mengimbau masyarakat yang ingin merayakan tahun baru di titik-titik keramaian agar menggunakan transportasi umum atau taksi. Hal ini untuk mengurangi beban volume kendaraan di pusat kota dan memudahkan mobilitas.
"Kami juga aktif melakukan edukasi ke masyarakat agar menuju ke titik-titik yang akan dijadikan perayaan Tahun Baru menggunakan sarana transportasi umum, baik itu taksi maupun kendaraan umum lainnya," pungkasnya.
(aku/dil)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping