Salah satu warung soto di Mulyosari, Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, ludes terbakar. Kebakaran warung soto Mbak Arum itu diduga akibat gas elpiji bocor.
Tidak ada korban jiwa atau korban luka dari kejadian tersebut. Salah satu saksi, Hardi, mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.31 WIB. Saat itu ia melihat salah satu pengunjung berlari keluar dari warung tersebut karena terjadi kebakaran.
"Posisi warung tadi buka, dan ada pengunjung satu tapi sudah lari. Jadi ketika api membesar terus dia lari keluar," kata Hardi kepada wartawan di Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, Senin (29/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui hal tersebut, warga lantas berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Akan tetapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Tadi sudah ada coba dipadamkan tapi tidam bisa dan akhirnya telepon Damkar," ucap Hardi.
Menurut dia, proses pemadaman oleh Damkar berlangsung dengan cepat. Api tidak sampai merembet ke bangunan lain.
"Kalau korban luka tidak ada," ujarnya.
Hardi menambahkan, penyebab kebakaran diduga karena kebocoran gas.
"Jadi tadi mau ganti kompor, tapi ternyata ada kebocoran gas dan api merembet lalu membakar warung," pungkas warga Mulyosari itu.
Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko, mengatakan telah melakukan penelusuran terkait penyebab kebakaran warung soto. Hasilnya, saat penggantian tabung gas ternyata terjadi kebocoran.
"Jadi karyawan warung soto ganti tabung gas dan dikira itu sudah rapat. Nah, ketika kompor dinyalakan ternyata gas bocor dan akhirnya api menyambar stok tabung gas," katanya saat dihubungi detikJogja, Senin (29/12).
Sedangkan untuk korban jiwa maupun luka, Handoko menyebut tidak ada. Menurutnya, akibat kebakaran tersebut hanya menimbulkan kerugian materi saja.
"Korban luka dan jiwa nihil. Tapi untuk kerugian materi ditaksir Rp 50 juta," ujarnya.
(dil/ahr)












































Komentar Terbanyak
Inara Rusli Ungkap Proses Damai dengan Insanul Fahmi: Bagaimanapun Suami Saya
Kala Bakul Sate di Kawasan Malioboro Ditertibkan Satpol PP
Viral Wisatawan Keluhkan Harga 3 Porsi Gudeg-Es Teh Rp 85 Ribu di Malioboro