Jadwal Misa Natal di Gereja Ganjuran Bantul 24-25 Desember, Ada 5 Sesi

Jadwal Misa Natal di Gereja Ganjuran Bantul 24-25 Desember, Ada 5 Sesi

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 24 Des 2025 11:35 WIB
Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Bantul, pada Rabu (24/12/2025).
Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Bantul, pada Rabu (24/12/2025). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Bantul -

Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul menggelar lima kali misa saat perayaan Natal tahun ini. Selain itu, pada setiap misa, Gereja Ganjuran juga menggalang donasi untuk korban bencana alam di Sumatera, khususnya Aceh.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja HKTY Ganjuran, FX Ari Setiawan, mengatakan misa Malam Natal akan berlangsung hari Rabu (24/12) dalam dua sesi, yakni pukul 16.00 WIB dan pukul 20.00 WIB. Di mana misa saat sore hari menggunakan bahasa Jawa dan misa malam harinya menggunakan bahasa Indonesia.

"Lalu untuk misa hari Kamis (25/12) mulai pukul 07.30 WIB dengan bahasa Jawa, pukul 10.00 WIB dengan bahasa Indonesia dan pukul 17.00 WIB dengan bahasa Indonesia. Jadi total ada lima misa Natal dalam dua hari itu," katanya kepada wartawan di Gereja Ganjuran, Bantul, Rabu (24/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari memperkirakan, jumlah umat Katolik yang datang pada setiap misa mencapai ribuan orang. Padahal, jumlah kursi di dalam Gereja terbatas.

ADVERTISEMENT

"Satu kali misa Natal itu bisa 2 ribu sampai 3 ribu umat yang ikut. Karena itu, panitia Natal 2025 Gereja Ganjuran telah mendirikan tenda dan kursi untuk menampung umat yang datang untuk ikut misa," ujarnya.

Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Bantul, pada Rabu (24/12/2025).Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Bantul, pada Rabu (24/12/2025). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja



Sementara itu, Romo Paroki Gereja HKTY Ganjuran, Raymundus Sugihartanto, mengajak umat yang datang saat misa agar melakukan donasi untuk korban bencana alam di Sumatera. Menurutnya, semua itu untuk meningkatkan kepedulian dan solidaritas antar manusia.

"Natal kali ini diliputi kesedihan karena bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Karena itu kami ada gerakan peduli berupa donasi kepada korban yang terdampak," ucapnya.

Donasi dari umat Gereja Ganjuran itu, lanjut Raymundus, akan disalurkan melalui Yayasan Karina. Penyaluran donasi ke Sumatera sendiri nantinya akan berbentuk barang.

"Jadi dari donasi uang tunai itu nanti diwujudkan barang dan diserahkan ke Yayasan Karina untuk didistribusikan ke korban bencana alam di Sumatera," katanya.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads