Buntut Aksi Massa Ricuh di Polda DIY, Puluhan Orang Ditangkap

Buntut Aksi Massa Ricuh di Polda DIY, Puluhan Orang Ditangkap

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 31 Agu 2025 20:05 WIB
Kondisi Markas Polda DIY di Sleman Sabtu (30/8/2025), usai demo yang berlangsung pada Jumat (29/8).
Kondisi Markas Polda DIY di Sleman Sabtu (30/8/2025), usai demo yang berlangsung pada Jumat (29/8). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja
Sleman -

Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyebut kericuhan terjadi di Mapolda DIY pada Sabtu (30/8) malam hingga Minggu (31/8) pagi. Sejumlah orang ditangkap. Polisi menyebut ditemukan senjata tajam hingga molotov.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Ihsan bilang aksi bermula pada Sabtu (30/8) pukul 21.40 WIB, di mana ada sekitar 50 orang datang ke Polda.

"Kurang lebih sejumlah 50 orang tidak dikenal mendatangi Mako Polda DIY berteriak-teriak dan melakukan pelemparan ke petugas yang berjaga menggunakan batu, petasan, dan bom molotov sambil menarik kawat duri yang digunakan sebagai pagar sementara oleh Polda DIY," kata Ihsan dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ihsan menjelaskan, semakin malam jumlah massa semakin bertambah hingga sekitar 500 orang. Dia juga menyebut sempat ada saling lempar batu di depan Polda DIY antara warga dengan massa.

ADVERTISEMENT

Baru pada pagi harinya massa bisa dibubarkan oleh personel TNI dan Polri yang berjaga. Selain itu, puluhan orang diamankan polisi.

"Saat ini puluhan pelaku penyerangan yang terdiri dewasa dan anak-anak yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA/SMK dapat diamankan oleh Polda DIY dan beberapa di antaranya positif menggunakan narkoba," ujarnya.

"Sangat disayangkan, penyerangan yang dilakukan oleh kelompok ini melibatkan anak-anak. Kami mengajak bagi orang tua dan pihak sekolah untuk melakukan pengawasan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang merugikan," sambungnya.

Dari mereka yang diamankan, polisi menyita sajam dan molotov. Selain itu, terdapat 5 orang dari massa yang luka.

"Barang bukti yang diamankan berupa 1 senjata tajam dan 2 molotov. Dari peristiwa tersebut terdampak 6 korban (5 dari kelompok perusuh dan 1 personil pengamanan di rawat di RS Bhayangkara Polda DIY," pungkasnya.




(dil/dil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads