Kala Sultan HB X Ajak Massa di Polda DIY Pulang, Pastikan 8 Pendemo Juga Bebas

Kala Sultan HB X Ajak Massa di Polda DIY Pulang, Pastikan 8 Pendemo Juga Bebas

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 30 Agu 2025 15:08 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat tiba di Polda DIY di tengah aksi demo, Jumat (29/8/2025).
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat tiba di Polda DIY di tengah aksi demo, Jumat (29/8/2025). Foto: Dok Pemda DIY
Sleman -

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, sempat menemui dan mengajak pulang massa aksi demo di Mapolda DIY. Sultan juga memastikan delapan pendemo yang diamankan polisi bisa bebas.

Sultan menemui para pendemo di Mapolda DIY, Sleman, pada Sabtu (30/8/2025) dini hari. Adapun demo tersebut berlangsung pada Jumat hingga Sabtu dini hari. Saat itu, Sultan berjanji bakal membawa aspirasi para demonstran ke pemerintah.

"Saudaraku-saudaraku semuanya warga masyarakat Jogja baik para mahasiswa maupun teman-teman dari ojol, dan warga yang lain yang dalam kesempatan pagi hari ini ada di sini, saya Hamengku Buwono X perlu menyampaikan dalam kesempatan ini saya menghargai apa yang Anda semua lakukan," ujar Sultan di Mapolda DIY, Sabtu (30/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keinginan demonstran itu, Sultan menyebutkan menjadi keinginan bersama untuk menumbuhkan demokratisasi. Sultan pun meminta jangan ada kerusuhan di Jogja.

"Saya pun sepakat dengan itu. Hanya saya berharap demokratisasi itu dilakukan dengan baik untuk mendidik kita semua termasuk diri saya pun juga," ujarnya.

ADVERTISEMENT

"Karena apa di Jogjakarta ini, tidak ada kebiasaan selalu terjadi kekerasan-kekerasan di dalam membangun demokratisasi," katanya.

Sultan Ajak Massa Pulang

Setelah menyampaikan beberapa hal itu, Sultan pun mengajak massa untuk pulang.

"Saya kira itu yang bisa saya sampaikan karena waktunya juga sudah jam 01.00 WIB malam ini. Mari kita sama-sama pulang dan tidur," ujarnya.

"Kita sudah capek, semuanya ada di sini. Saya kira itu saja yang bisa saya sampaikan. Jadi nanti tindak lanjutnya nanti kita bisa didiskusikan," kata dia melanjutkan.

Meski baru saja kembali dari Jakarta, Sultan mengatakan dirinya langsung menuju ke Polda DIY untuk memantau langsung kondisi demo. Sultan pun menyampaikan duka atas meninggalnya Affan.

"Jadi harapan saya yang pertama saya juga sangat prihatin dan mengucapkan duka cita saya atas meninggalnya Affan Kurniawan. Kenapa selalu ada korban dalam membangun demokratisasi," katanya.

Sultan menyampaikan hak warga selalu dihargai Jogja. Sultan pun mendorong adanya dialog.

"Jadi kalau itu tetap, tenaga saya, pikiran saya dibutuhkan, silakan. Tapi saya harus dapat suratnya, karena surat itu sebagai dasar saya untuk mendiskusikan dengan pemerintah pusat. Silakan," katanya.

"Tapi kalau datang ke kantor saya, sekarang nyerahkan surat ya 2-3 orang saja dengan semuanya. Silakan," ujarnya melanjutkan.

Sultan Pastikan 8 Pendemo Dibebaskan

Soal delapan pendomo yang ditangkap polisi, Sultan memastikan akan dibebaskan hari ini juga. Sebab, hal tersebut telah disepakati olehnya dengan Kapolda DIY.

"Yang kedua, saya suka juga berbicara dengan bapak Kapolda. Bersama saya ada 8 orang. Yang itu semua adalah teman-teman anda," katanya.

"Bersama ini juga bersama saya juga berada di sini. Saya kembalikan kepada saudara-saudara. Karena itu teman anda, anda semua," imbuhnya.

Sultan pun berharap dialog terbuka dapat dilakukan usai pembebasan delapan pendemo tersebut.

"Dengan demikian harapan saya, kita bisa membangun dialog yang berkelanjutan. Tapi dengan kembalinya, teman-teman anda 8 orang itu harapan saya mari, kita bisa berdialog lebih terbuka di antara kita," katanya.




(ams/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads