Apa Itu Rantis? Ini Jenis Kendaraan dan Tujuan Penggunaannya di Indonesia

Apa Itu Rantis? Ini Jenis Kendaraan dan Tujuan Penggunaannya di Indonesia

Nur Umar Akashi - detikJogja
Jumat, 29 Agu 2025 15:07 WIB
Rantis Brimob
Rantis Brimob. (Foto: Istimewa)
Jogja -

Untuk menjalankan berbagai tugasnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), hingga satuan keamanan lain mendapat perlengkapan pendukung yang disebut rantis. Apa itu rantis?

Dirujuk dari laman resmi Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, rantis adalah singkatan dari kendaraan taktis. Sesuai tujuannya, rantis dirancang untuk keperluan militer dan kepolisian sehingga spesifikasinya sudah disesuaikan sedemikian rupa.

Dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010, rantis didefinisikan sebagai:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jenis kendaraan yang dirancang dan disiapkan untuk mampu mengatasi tantangan tugas tertentu, antara lain kondisi medan yang berat, serangan senjata api dan bahan peledak, amukan massa perusuh, penyelenggaraan sistem komunikasi operasi di lapangan dan tugas lain yang akan sulit dipenuhi oleh jenis kendaraan biasa," dikutip dari pasal 1 ayat (18) peraturan tersebut.

Lalu, apa saja jenis rantis yang dioperasikan di Indonesia? Simak beberapa tipenya di bawah ini, yuk!

ADVERTISEMENT

Jenis Rantis dan Kegunaannya

1. Raisa

Punya nama menawan, rantis Raisa yang dikenal sebagai 'mobile sound system' mempunyai tampilan gagah. Menurut informasi dari Tribratanews Polda Jawa Tengah, Raisa memiliki dua fungsi, yakni mengurai massa dan menyampaikan pengumuman dalam kondisi mendesak.

Fungsi tersebut disokong dua unit speaker yang mampu mengeluarkan suara sampai 158 desibel. Artinya, suara yang dikeluarkan lebih keras dibanding mesin jet (140 desibel). Suara manusia sendiri berada di rentang 10-90 desibel.

Lebih lanjut, berdasar informasi dari Laporan Operasional Kepolisian Ditsamapta Polda Kepri Bulan Maret TA 2025, Raisa memiliki basis mobil Toyota Hilux yang kemudian dimodifikasi. Dalam sejarahnya, tipe mobil ini sudah muncul sejak 1968 silam.

2. Rimueng

Korps Brigade Mobil (Brimob) memiliki kendaraan taktis bernama Rimueng. Dilihat dari unggahan resmi Instagram @humaskorpsbrimob, Rimueng merupakan kendaraan transportasi personel dan peralatan. Total 4 orang di bagian dalam dan 8 orang di footstep kanan-kiri mobil bisa diangkut kendaraan satu ini.

Biasa digunakan untuk patroli jarak jauh, Rimueng diperlengkapi mounting gun jenis senapan serbu dan 2 volcano gas air mata. Kendaraan berkapasitas mesin 3.200 cc ini punya panjang 5,33 meter dengan body full armor plate. Dengan kecepatan hingga 100 km/jam di jalan perkotaan, Rimueng juga bisa difungsikan sebagai kendaraan tempur konvensional.

3. Barracuda

Terinspirasi dari ikan, Brimob punya rantis lain dengan nama Barracuda. Bentuknya kotak bermoncong lancip. Disadur dari detikNews, kendaraan ini dipersenjatai senapan mesin berat, sedang, dan pelindung bagi juru tembak.

Sebagai sebuah kendaraan taktis, Barracuda dilapisi baja kuat yang mampu menangkis proyektil berkaliber 7,62 mm. Bukan hanya itu, perlindungan menyeluruh baja di tubuhnya membuat penumpang Barracuda aman dari pecahan granat, batu, maupun benda lain.

Meski tampak garang, Barracuda sejatinya didesain untuk mengangkut personel alias Armoured Personnel Carrier (APC). Namun, seperti halnya keterangan detikOto, Barracuda juga bisa dioperasikan sebagai kendaraan intai.

Dengan berat hampir 12 ton, Barracuda masih bisa berlari sampai 100 kilometer per jam di jalan. Hal ini dimungkinkan berkat mesin diesel turbo Daimlerchrysler OM924LA yang dikenakannya. Sebagai informasi, rantis ini dibangun dari sasis truk Mercedes-Benz UNIMOG U-5000.

4. Maung

Diproduksi PT Pindad, ada pula rantis ringan Maung yang dipergunakan oleh TNI maupun Polri. Diringkas dari laman resmi PT Pindad, Maung dibuat dengan tujuan mendukung operasi pertempuran jarak dekat dan jelajah medan sulit.

Mampu menempuh jarak hingga 800 kilometer, Maung punya transmisi manual 6 speed. Kendaraan ini dapat diperlengkapi braket senjata 7,62 mm, perangkat GPS navigasi, hingga konsol senjata SS2 V4. Dilihat sekilas, Maung tampak seperti jip besar yang kokoh dan tangguh.

5. Tambora

Diproduksi oleh perusahaan Daeji P&I, ada pula rantis bernama Tambora. Menurut informasi dari Tribratanews Aceh Utara, kendaraan ini dibangun di atas sasis Toyota Land Cruiser 4x4. Mesinnya diesel dengan kapasitas 4.500 cc berdaya 268 Horse-Power (HP).

Bila dioperasikan di jalan datar, Tambora dapat melaju hingga 150 km/jam. Kapasitas tangki 93 liter solar memampukan Tambora menempuh perjalanan panjang sejauh 700 kilometer tanpa mengisi bahan bakar.

Rantis ini tampak mirip dengan DAPC-1 Wolf yang dioperasikan Brimob. Keduanya memang digunakan untuk kendaraan defensif multiperan. Sebut saja patroli keamanan, kontra terorisme, dan pengawalan VIP.

6. Anoa

Tampaknya masuk jajaran rantis paling dikenal masyarakat, Panser Anoa adalah kendaraan bertipe APC. Diproduksi PT Pindad, Anoa merupakan kendaraan tempur yang punya kelebihan dalam bidang mobilitas, proteksi, dan daya angkut.

Anoa dapat mengangkut 12 orang personel, termasuk pengemudi, sekali jalan. Daya jelajahnya mencapai 600 kilometer dengan kecepatan maksimal 80 km/jam di jalan raya. Dengan panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter, Anoa punya berat 12.5 ton.

7. Komodo

Di urutan ketujuh, ada rantis Komodo yang juga dihasilkan oleh PT Pindad. Kementerian Pertahanan RI melalui Instagramnya, @kemhanri, menjelaskan bahwa Komodo ditujukan untuk misi pengintaian. Karenanya, kendaraan ini dirancang mampu bergerak cepat dan tepat.

Dipergunakan oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga Brimob, Komodo punya bobot kosong 5.800 kilogram dengan daya tampung 4 personal. Sebagai mobil intai, Komodo diperlengkapi sejumlah alat penunjang, seperti GPS, thermal vision, dan alat komunikasi radio.

Komodo dibekali mesin diesel 215 HP dengan turbo charger intercooler. Kendaraan bertampang garang ini mampu 'lari' dengan kecepatan maksimal 80 kilometer per jam di jalan raya. Daya jelajahnya mencapai 450 kilometer untuk berbagai medan berat, seperti jalan berlumpur maupun berpasir.

Nah, itulah penjelasan apa itu rantis dan beberapa tipe rantis di Indonesia, baik yang dipergunakan Polri maupun TNI. Semoga bisa menambah wawasan detikers, ya!




(sto/apl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads